Bandara Riyadh Dibuka Kembali di Tengah Arab Saudi Hadapi Houthi
News
26 October 2026 06:00

Sara Gharaibeh -- Bloomberg News
Bloomberg, Bandara utama Riyadh kembali dibuka untuk lalu lintas udara internasional setelah ditutup selama dua minggu, meskipun serangan kelompok Houthi terhadap ibu kota Arab Saudi terus berlanjut sepanjang akhir pekan.
Menurut situs jejaring bandara, puluhan penerbangan lepas landas dari Bandara Internasional King Khalid pada Minggu pagi menuju berbagai destinasi, termasuk London, Dubai, dan Beijing.
Maskapai lokal, Saudia dan Flynas, telah menjalankan penerbangan, sementara sejumlah maskapai internasional seperti Air India dan Emirates juga tercantum dalam jadwal. Namun, banyak maskapai global lainnya masih menangguhkan layanan mereka, sehingga lalu lintas udara dari dan menuju Riyadh tetap sangat terbatas.
Bandara tersebut, yang sempat menghentikan operasionalnya menyusul serangan Houthi pada 10–11 Oktober yang menewaskan lebih dari belasan orang dan melukai ratusan lainnya, kini mengoperasikan setidaknya dua dari lima terminal yang dimilikinya. Terminal 3, yang mengalami kerusakan akibat serangan bulan ini, masih belum beroperasi.




























