Logo Bloomberg Technoz

Hasil tersebut memperkuat alasan bagi BOJ untuk kembali menaikkan suku bunga setelah bank sentral itu meningkatkan biaya pinjaman pada September, untuk kedua kalinya dalam tiga bulan. Data IHK juga menyoroti tekanan inflasi yang ditimbulkan konflik di Timur Tengah terhadap Jepang, yang sangat bergantung pada impor energi dan pangan.

Harga jasa—salah satu indikator utama untuk mengukur keberlanjutan inflasi—naik 1,5 persen dibandingkan setahun sebelumnya, mencatat laju tercepat sejak Maret. Kenaikan harga pangan di luar bahan pangan segar meningkat menjadi 2,9 persen, meskipun harga beras turun 20,6 persen, penurunan terdalam dalam catatan data sejak 1971. Setahun lalu, beras menjadi salah satu pendorong utama inflasi secara keseluruhan.

Tekanan inflasi juga meningkat karena pelaku usaha kini tidak terlalu enggan meneruskan kenaikan biaya kepada konsumen. Menurut Teikoku Databank, sejumlah perusahaan besar makanan dan minuman Jepang berencana menaikkan harga 3.153 produk pada bulan ini. Jumlah tersebut melampaui 3.000 produk selama dua bulan berturut-turut, untuk pertama kalinya sejak Juli 2023.

Central Japan Railway Company dan Fast Retailing, perusahaan induk Uniqlo, termasuk di antara banyak perusahaan yang mengumumkan kenaikan harga pada bulan ini.

Sejumlah sumber yang mengetahui persoalan tersebut mengatakan kepada Bloomberg bahwa BOJ kemungkinan akan mengindikasikan inflasi mendasar telah mencapai target 2 persen untuk pertama kalinya sejak sasaran tersebut ditetapkan pada 2013. Indikasi itu diperkirakan disampaikan dalam rapat kebijakan pada 30 Oktober.

Namun, sebagian besar perkiraan menunjukkan kenaikan suku bunga BOJ berikutnya baru akan dilakukan pada akhir tahun. Lebih dari 80 persen ekonom memperkirakan bank sentral akan menaikkan suku bunga acuannya pada Desember, sementara tidak ada satu pun yang memperkirakan kenaikan pada pekan depan, menurut survei Bloomberg.

Pemerintahan Perdana Menteri Sanae Takaichi telah mengambil berbagai langkah untuk meringankan tekanan biaya hidup yang dihadapi rumah tangga. Awal bulan ini, kabinetnya menyetujui rancangan undang-undang untuk memangkas sementara pajak penjualan atas bahan pangan selama dua tahun, mulai April.

(bbn)

No more pages