Alasan Prabowo Ingin jadi Sosok Pemimpin yang Tegas di Mata Asing
Merinda Faradianti
22 October 2026 18:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyebut, bangsa Indonesia perlu bersikap tegas dan waspada dalam menghadapi persaingan antarnegara. Menurut dia, sikap ramah dan santun bangsa Indonesia terkadang dianggap sebagai kelemahan oleh pihak asing.
Hal ini disampaikan saat memberikan pidato pada acara Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
“Kita hormati siapa pun. Saya berkali-kali menyampaikan, bangsa Indonesia ini dasarnya adalah bangsa yang santun, bangsa yang ramah, bangsa yang suka dengan tamu. Dasar kita begitu. Tapi kadang-kadang keramahan kita, kebaikan kita, kadang-kadang menjadi naif,” kata Prabowo, Kamis (22/10/2026).
Dia mengatakan dalam persaingan global, sikap naif dapat dianggap sebagai kebodohan. Karena itu, menurut Prabowo, pemimpin Indonesia harus mampu bersikap waspada tanpa meninggalkan prinsip menghormati negara lain.
“Dan kadang-kadang dalam dunia persaingan, lugu itu dianggap bego, tidak pintar. Jadi, kita harus hati-hati,” ujar dia.


























