Logo Bloomberg Technoz

Honda Respons Rencana Insentif Hybrid, Minta Kepastian

Ibnu Affan
23 October 2026 09:00

Honda Super-One dan Honda Prelude dipamerkan saat pameran otomotif GIIAS 2026 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (30/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Honda Super-One dan Honda Prelude dipamerkan saat pameran otomotif GIIAS 2026 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (30/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Honda Prospect Motor (HPM) merespons rencana pemerintah memperluas insentif kendaraan elektrifikasi, termasuk untuk mobil hybrid dan teknologi rendah emisi lainnya selain BEV.

Sales & Marketing and After Sales Director HPM Yusak Billy mengatatakan, pada dasarnya, setiap basis teknologi punya peran dalam proses transisi energi kendaraan yang lebih bersih.

"Kami melihat setiap teknologi memiliki peran dalam proses transisi menuju kendaraan yang lebih rendah emisi dan dapat memberikan pilihan yang lebih luas bagi konsumen," kata Yusak saat dihubungi, Jumat (23/10/2026).


Yusak berhatap pembahasan kebijakan tersebut juga mampu memberikan kepastian dan konsistensi bagi industri otomotif dalam negeri.

Perusahaan, kata dia, terus memonitor perkembangan dan proses pembahasan yang ditargetkan rampung tahun ini hingga dapat diimplementasikan.