Logo Bloomberg Technoz

Gaikindo soal Insentif HEV: Tak Disamakan dengan BEV Tak Masalah

Ibnu Affan
22 October 2026 20:20

Pengunjung melihat mobil hybrid Toyota saat gelaran IIMS 2026 di JIExpo, Jakarta, Kamis (5/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung melihat mobil hybrid Toyota saat gelaran IIMS 2026 di JIExpo, Jakarta, Kamis (5/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) merespons kembalinya wacana perluasan pemberian insentif mobil diperluas untuk hybrid hingga plug-in hybrid (HEV), selain battery electric vehicle (BEV).

Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto mengatakan, perluasan insentif tersebtu menjadi hal yang positif, meski nantinya tidak sama persis dengan guyuran insentif yang diberikan untuk BEV.

"Kalau HEV, PHEV dan REEV bisa mendapat insentif tentu nya baik, dan tidak usah sama dengan BEV juga tidak apa-apa," ujarnya saat dihubungi, Kamis (22/10/2026).


Wacana ini sebelumnya kembali dilontarkan oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji usai bertemu dengan Gaikindo di kantornya, Jakarta, pada Rabu kemarin.

Jongkie tidak mengelaborasi apakah rencana tersebut menjadi salah satu usulan industri otomotif dalam negeri kepada pemangku kebijakan.