Perluasan Insentif Otomotif untuk Mobil Hybrid Jadi Sorotan
Ibnu Affan
22 October 2026 10:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - INDEF Green Transition Initiative (GTI) langsung merespons rencana pemerintah yang ingin memperluas pemberian insentif tidak hanya kepada mobil berbasis battery electric vehicle (BEV), melainkan juga hybrid hingga range extended electric vehicle (REEV).
Head of Industrial and Transport Decarbonization INDEF GTI Andry Satrio Nugroho menilai BEV lebih memberi penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) paling besar untuk setiap rupiah insentif, yang juga meringankan beban APBN.
"Kalau tujuannya mengatasi kelangkaan BBM, insentif harus diarahkan ke kendaraan yang tidak memakai BBM sama sekali. Hybrid tetap mengisi bensin di SPBU. BEV tidak," ujarnya lewat keterangan resmi, dikutip Kamis (22/10/2026).
Andry mengatakan, apalagi, pemerintah kini tengah menghadapi ruang fiskal yang terbatas. Sehingga menurutnya, insentif harus diberikan pada teknologi yang dinilai efektif lebih menekan konsumsi BBM.
INDEF juga mencatat konsumsi BBM bersubsidi hingga September sudah mencapai sekitar 13,4 juta kiloliter, naik 9,1% secara tahunan. Realisasi subsidi dan kompensasi energi pun telah mencapai Rp376,8 triliun atau 84,3% dari pagu APBN 2026.

































