Logo Bloomberg Technoz

Ekosistem seperti fasilitas produksi hingga pengembangan sumber daya manusia juga dipertimbangkan.

"Kita ingin memajukan industri, tentu semu faktornya mesti diperhatikan. Faktor marketnya bagaimana, penguasaan pasar dalam negeri, termasuk faktor financing-nya," tutur Dony.

"Nanti mungkin setelah dari rapat nanti bisa kita lihat kira-kira apa tindakan atau langkah-langkah yang nanti diambil oleh pemerintah untuk mendorong industri ini."

Rencana pembentukan BUMN tekstil sendiri hingga saat ini belum menemui kejelasan, yang pada awal kuartal tahun ini sempat ramai diperbincangkan dan dilontarkan pertama kali oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Saat itu, Airlangga mengatakan rencana pembentukan BUMN tekstil juga akan mendapat dukungan pendanaan senilai sekitar US$6 miliar melalui Danantara.

Langkah ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat industri padat karya, khususnya tekstil dan produk tekstil yang dinilai rentan terhadap tekanan global, termasuk perubahan tarif perdagangan dan dinamika permintaan ekspor.

Pemerintah juga tengah menyusun roadmap jangka panjang guna memperdalam rantai nilai industri tekstil serta memperluas akses pasar ekspor dalam satu dekade ke depan.

Awal Agustus lalu,  Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga pernah memamerkan hasil riset dan inovasinya ke Prabowo. Salah satunya adalah produk di bidang industri alas kaki sepatu.

BRIN mengembangkan sepatu sekolah berbahan dasar karet lokal dengan teknologi one piece injection molding sehingga bagian atas dan sol menyatu tanpa perekat serta dapat diproduksi secara konsisten. Saat ini, harganya masih kurang dari Rp70.000.

Untuk produksi nilai tinggi, BRIN juga mengembangkan smart insole yang membaca distribusi tekanan kaki untuk mendukung rehabilitasi medis, olahraga, keselamatan kerja, dan riset.

- Dengan bantuan Laporan Dovana Hasiana

(ain)

No more pages