Logo Bloomberg Technoz

Wacana BUMN Tekstil: Jangan Jadi Kanibal Pasar Dalam Negeri

Ibnu Affan
14 October 2026 10:20

Aktivitas di industri tekstil. Ilustrasi (Bloomberg-Dimas Ardian)
Aktivitas di industri tekstil. Ilustrasi (Bloomberg-Dimas Ardian)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pelaku industri tekstil mencemaskan rencana pembentukan BUMN Tekstil akan melibas sejumlah perusahaan lainnya di dalam negeri. BUMN Tekstil, tanpa roadmap yang belum terang benderang dijelaskan pemerintah, diminta tidak bersaing dengan industri yang sudah ada.

"Jangan sampai BUMN Tekstil seperti kanibal dan ikut berkompetisi di dalam negeri. Kami berharap, BUMN Tekstil ini bisa menjawab terkait tantangan industri hijau, ketelusuran bahan baku, dan peningkatan kualitas SDM industri," kata Sekjen APSyFI Farhan Aqil Syauqi saat dihubungi, Rabu (14/10/2026).

Farhan juga menilai rencana pembentukan BUMN Tekstil dan akuisisinya dinilai belum cukup untuk memulihkan industri tekstil nasional secara utuh apabila tidak disertai dengan penyelesaian persoalan banjir produk impor ilegal dan praktik dumping.


Menurutnya, banjir impor adalah akar masalah yang menyebabkan tekanan bertubi-tubi industri teksil dalam negeri yang belum ditangani secara optimal.

"Pemerintah harus tahu dulu akar masalahnya, yakni banjirnya produk impor dumping dan impor ilegal berupa borongan," ujar dia.