Logo Bloomberg Technoz

“Tidak, tidak ada bapak dan ibu yang bingung kalau anaknya sakit. Tidak ada anak-anak Indonesia yang berangkat sekolah kelaparan. Tidak ada anak-anak Indonesia yang stunting, yang tidak dapat gizi sehingga tulangnya lemah, ototnya lemah, sel otaknya lemah,“ ungkap Kepala Negara.

Dengan begitu, Prabowo tak ambil pusing dengat cibiran yang kerap diberikan oleh pakar tersebut. Dia menyatakan program yang dijalankan bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat.

Prabowo juga sempat menyinggung terdapat hadis di Al-Qur’an yang menegaskan tindakan fitnah lebih kejam daripada pembunuhan. Dia menyatakan terdapat pakar yang saking ‘pintarnya’ hingga melakukan fitnah.

Kendati begitu, Prabowo menyatakan memaafkan tindakan tersebut dan hanya mencatatnya saja. Dia juga berharap pihak yang memiliki intelektual tinggi harus memiliki sifat yang jujur.

“Ada beberapa, ada beberapa pakar saking pakarnya dia melontarkan fitnah, saudara-saudara. Tapi sudahlah. Kita bangsa yang besar, bangsa yang kuat, saya pun mencatat saja,” ujar Prabowo.

“Kalau dia sadar saya maafkan. Tapi saya ingatkan, kalau Anda punya kepintaran, kalau Anda punya kepakaran, jangan lupa seorang cendekiawan itu harus jujur.”

(azr/wep)

No more pages