Logo Bloomberg Technoz

Eropa Tutup Akses Media Sosial untuk Anak di Bawah 13 Tahun

News
16 September 2026 19:00

Media sosial membuat ketagihan, penggunaan pada kelompok usia anak dan remaja bakal dikontrol. dok: Bloomberg
Media sosial membuat ketagihan, penggunaan pada kelompok usia anak dan remaja bakal dikontrol. dok: Bloomberg

Gian Volpicelli-Bloomberg News

Bloomberg, Uni Eropa berupaya melarang penggunaan media sosial bagi anak-anak di bawah 13 tahun serta membatasi penggunaan teknologi dan layanan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) bagi anak-anak yang lebih tua, demikian disampaikan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dalam pidato tahunannya pada Rabu.

“Tidak ada media sosial bagi anak di bawah usia 13 tahun. Tidak ada akun pribadi bagi anak di bawah usia 15 tahun,” kata von der Leyen,” kata Leyen.“ Eropa akan mengizinkan anak berusia 13 dan 14 tahun memiliki akun dengan pengawasan orang tua dan fitur yang dibatasi,” tambahnya.


Pernyataan tersebut disampaikan menjelang usulan undang-undang baru “EU Kids Act” pada Kamis. Rancangan undang-undang tersebut akan memberlakukan kewajiban pembatasan usia dan verifikasi usia yang ketat bagi media sosial, platform berbagi video, toko aplikasi, permainan daring, asisten AI, dan chatbot percakapan berbasis A, seperti dilaporkan Bloomberg pada Senin. 

Perusahaan yang gagal memenuhi persyaratan tersebut dapat dikenai denda hingga 6% dari penjualan tahunan mereka.