Pengajuan penurunan desil pada dasarnya berkaitan dengan pembaruan informasi mengenai kondisi keluarga. Masyarakat perlu memastikan data yang disampaikan sesuai dengan keadaan sebenarnya agar dapat diverifikasi oleh pihak berwenang.
Sejumlah indikator yang dapat diperhatikan dalam proses pendataan meliputi:
-
Kondisi dan jenis tempat tinggal.
-
Ketersediaan air bersih.
-
Jenis bahan bakar yang digunakan untuk memasak.
-
Daya listrik rumah tangga.
-
Komposisi atau susunan anggota keluarga.
-
Tingkat pendidikan anggota keluarga.
-
Kondisi pekerjaan anggota keluarga.
-
Keberadaan anggota keluarga penyandang disabilitas.
-
Berbagai indikator sosial ekonomi lain yang digunakan dalam pendataan.
Perubahan pada satu indikator tidak secara otomatis membuat tingkat desil berubah. Penentuan kelompok kesejahteraan dilakukan berdasarkan kombinasi berbagai indikator yang menggambarkan kondisi rumah tangga secara menyeluruh.
Karena itu, masyarakat yang menganggap hasil pendataan belum mencerminkan kondisi sebenarnya dapat mengajukan pembaruan data. Data dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN juga perlu diperbarui secara berkala agar informasi yang digunakan tetap sesuai dengan keadaan terbaru.
Proses validasi dapat memanfaatkan data administratif, hasil sensus, serta survei. Pemerintah daerah bersama kementerian dan lembaga terkait juga dapat melakukan verifikasi secara langsung di lapangan.
Masyarakat memiliki kesempatan untuk mengusulkan perbaikan data melalui sejumlah kanal yang telah disediakan. Pengajuan tersebut kemudian melalui proses pemeriksaan sebelum perubahan data kesejahteraan ditetapkan.
Cara Menurunkan Desil 6 ke Desil 3
Terdapat beberapa jalur yang dapat digunakan masyarakat untuk mengajukan pemutakhiran data. Setiap jalur memiliki prosedur dan kelengkapan yang perlu diperhatikan.
1. Melalui Aplikasi Cek Bansos
Pengajuan dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos milik Kementerian Sosial (Kemensos). Tahapannya meliputi:
-
Unduh dan instal aplikasi Cek Bansos melalui Google Play Store atau App Store.
-
Daftarkan akun menggunakan NIK, Nomor KK, nama lengkap, nomor telepon, dan alamat email.
-
Buat username serta kata sandi sesuai ketentuan.
-
Unggah foto diri sambil memegang KTP dan foto KTP.
-
Setelah akun terdaftar, lakukan login.
-
Buka menu Profil pada halaman utama.
-
Periksa informasi desil atau tingkat kesejahteraan keluarga.
-
Pilih opsi Request Pembaruan Data.
-
Tekan tombol Lanjutkan.
-
Lengkapi informasi yang diminta dan unggah dokumen persyaratan.
Pengajuan melalui mekanisme tersebut membutuhkan waktu sekitar 3 sampai 6 bulan. Setelah permohonan disampaikan, proses dapat dilanjutkan dengan verifikasi lapangan, validasi oleh Kemensos, serta penetapan desil oleh BPS.
2. Melalui Web Cek DTSEN
Pemutakhiran juga dapat dilakukan melalui layanan Cek DTSEN BPS. Pemohon perlu menyiapkan NIK dan sejumlah dokumen pendukung sebelum memulai proses.
Tahapan pengajuannya adalah sebagai berikut:
-
Akses layanan Cek DTSEN BPS.
-
Pilih opsi Reguler.
-
Masukkan 16 digit NIK dan kode captcha.
-
Tekan tombol Cek Data.
-
Periksa informasi yang ditampilkan sistem.
-
Tutup informasi tersebut dan pilih menu Pembaruan Data.
-
Isi tanggal lahir, Nomor KK, nama lengkap, serta kode captcha.
-
Centang persetujuan dan pilih Perbarui Data.
-
Unggah dokumen yang diminta.
Dokumen yang perlu disiapkan antara lain surat keterangan dari kepala desa atau lurah sesuai format, KTP dan KK seluruh anggota keluarga, serta foto rumah.
Foto kediaman yang diperlukan mencakup beberapa bagian, seperti:
-
Tampak depan rumah.
-
Ruang tamu yang memperlihatkan kondisi lantai dan dinding.
-
Kamar mandi.
Selain dokumen tersebut, pemohon juga diminta mengisi informasi terkait listrik. Data yang diperlukan dapat berupa nomor ID pelanggan PLN atau nomor meteran.
Lokasi rumah juga perlu ditentukan melalui titik koordinat. Jika terdapat anggota keluarga yang sedang menempuh pendidikan, data NISN atau NIM dapat turut dicantumkan dalam proses pembaruan.
3. Melalui Pemerintah Desa atau Kelurahan
Masyarakat juga dapat mengajukan pemutakhiran data secara langsung melalui kantor desa atau kelurahan.
Langkah yang perlu dilakukan antara lain:
-
Mendatangi kantor desa atau kelurahan sesuai domisili.
-
Menyampaikan permohonan pembaruan tingkat desil.
-
Menyerahkan dokumen yang diminta petugas.
-
Memberikan informasi pribadi dan kondisi sosial ekonomi keluarga.
-
Mengikuti proses verifikasi dan tahapan administrasi yang berlaku.
Apabila pemohon dinilai memenuhi ketentuan berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas dapat memasukkan data ke dalam Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).
Proses tersebut selanjutnya dapat berkaitan dengan musyawarah desa atau musyawarah kelurahan. Hasil pembahasan menjadi bagian dari rangkaian pemutakhiran data sebelum dilakukan proses berikutnya.
4. Melalui Dinas Sosial Kabupaten atau Kota
Pilihan lainnya adalah mendatangi kantor Dinas Sosial (Dinsos) kabupaten atau kota setempat. Masyarakat dapat menyampaikan permohonan sekaligus memperoleh arahan mengenai dokumen yang harus dilengkapi.
Petugas kemudian dapat meminta pemohon mengisi atau memperbarui data pribadi serta melengkapi berkas administrasi yang diperlukan.
Setelah pengajuan diterima, data dapat menjalani proses verifikasi lapangan dan validasi. Tahapan tersebut dilakukan untuk memeriksa kesesuaian informasi yang disampaikan dengan kondisi rumah tangga sebenarnya.
Penurunan Desil Tidak Otomatis Menjamin Bansos
Pengajuan pembaruan desil perlu dipahami sebagai proses untuk memperbaiki data kesejahteraan, bukan sebagai jaminan bahwa seseorang langsung mendapatkan bantuan sosial.
Penentuan desil mempertimbangkan berbagai indikator sosial ekonomi. Selain itu, kelayakan seseorang untuk memperoleh program bantuan juga mengikuti ketentuan dan kriteria program yang berlaku.
Oleh sebab itu, masyarakat perlu memberikan data secara lengkap dan sesuai kondisi sebenarnya. Dokumen pendukung yang diminta juga sebaiknya disiapkan agar proses verifikasi dapat berjalan sesuai prosedur.
Dengan melakukan pembaruan melalui kanal yang tersedia, masyarakat memiliki kesempatan untuk memastikan informasi mengenai kondisi sosial ekonominya tercatat secara lebih akurat. Hasil akhir perubahan tingkat desil tetap bergantung pada proses verifikasi, validasi, dan penetapan yang dilakukan oleh pihak berwenang.
(seo)






























