Logo Bloomberg Technoz

Ekspor Batu Bara RI ke China Drop 30,78% Imbas El Niño Kalimantan

Azura Yumna Ramadani Purnama
12 September 2026 10:00

Seorang pekerja tambang beristirahat di tambang batu bara South Eastern Coalfields Ltd. di Gevra, Chhattisgarh, India./Bloomberg-Anindito Mukherjee
Seorang pekerja tambang beristirahat di tambang batu bara South Eastern Coalfields Ltd. di Gevra, Chhattisgarh, India./Bloomberg-Anindito Mukherjee

Bloomberg Technoz, Jakarta – Ekspor batu bara Indonesia pada Agustus 2026 ke China dilaporkan turun 30,78% secara tahunan menjadi 14,47 juta ton, tetapi naik tipis 1,26% dibandingkan dengan Juli 2026.

Penurunan ekspor batu bara disebut dipengaruhi surutnya sejumlah sungai di Kalimantan.

Hal itu diketahui berdasarkan data pelacakan kapal Kpler, yang dikompilasi Sxcoal. Menurut data tersebut, ekspor batu bara melalui laut sepanjang Januari—Agustus 2026 mencapai 302 juta ton atau turun 4,51% secara tahunan alias year on year (yoy).


Dari jumlah tersebut, pengiriman ke China mencapai 116 juta ton atau turun 2,73%.

Sxcoal melaporkan penurunan ekspor batu bara Indonesia dipengaruhi ketidakpastian kebijakan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026, serta terhambatnya ekspor gegara sungai yang dilalui tongkang surut di Kalimantan.