Reli Minyak Mentah Lanjut, Brent Berisiko Tembus US$110 Awal 2027
Sabrina Mulia Rhamadanty
12 September 2026 07:00

Bloomberg Technoz, Jakarta – Harga minyak mentah dunia diperkirakan melanjutkan tren kenaikan hingga awal 2027.
Analis komoditas sekaligus Founder Traderindo Wahyu Laksono memproyeksikan harga minyak mentah jenis Brent berisiko menembus level US$110/barel apabila eskalasi konflik kawasan Teluk Persia, Timur Tengah terus berlanjut hingga akhir 2026.
Berdasarkan analisisnya, Wahyu menjelaskan minyak mentah Brent diestimasikan bergerak dalam rentang keseimbangan baru di kisaran US$80—US$100/barel.
“Batas atas harga berisiko melonjak ke level US$110/barel jika gangguan keamanan di Timur Tengah tidak kunjung mereda,” ungkap dia saat dihubungi, Sabtu (12/9/2026).
Sebaliknya, level tumpuan kuat (support) berada di posisi US$75/barel apabila proses eskalasi geopolitik terkait dengan Iran mulai menunjukkan kepastian.






























