Berdasarkan keterangan, TNI AL bersama tim gabungan masih akan melakukan penyisiran ulang sejumlah titik untuk mencari tanda keberadaan jurnalis dan awak kapal yang hilang kontak. Bahkan, pencarian akan mulai diperluas ke area daratan.
Sesuai intruksi Presiden Prabowo Subianto, TNI AL memang telah mengirim 11 kapal untuk melakukan pencarian. Kapal yang dimaksud adalah KRI Leuser-924; KRI Kerambit-627; KRI Lepu-861; KAL Anyer 1-3-64; KAL Pohawang I-3-30; RBB Peucang Lanal Banten; RHIB SAR 02 Banten; RHIB SAR 02 Lampung; KN SAR Tetuka-247; KN SAR Basudewa-224; dan KP Sanjaya-7017.
Sebelumnya, berdasarkan laporan kronologi resmi Basarnas, lima orang jurnalis bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, menggunakan speedboat pada Senin (07/09/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Komunikasi terakhir tercatat pada pukul 14.42 WIB saat salah satu jurnalis mengirimkan titik lokasi terakhir (share location) kepada rekan anggota PFI yaitu Putra M. Akbar di Lampung dengan Lokasi di antara Carita dan Gunung Anak Krakatau, sebelum akhirnya dinyatakan hilang kontak sepenuhnya pada pukul 18.13 WIB.
Identitas kelima jurnalis yang berada di dalam kapal tersebut adalah M. Bagus Khoirunnas yang merupakan Pewarta Foto Kantor Berita Antara; Ari Basuki yang merupakan Pewarta Foto Merdeka.com; Yudistiro Pranoto yang merupakan Pewarta Foto iNews.id; Firman Daus yang merupakan Jurnalis Anadolu Agency; dan Donal selaku pekerja lepas.
(dov/frg)




























