Untuk Agustus, BI memperkirakan IPR ada di 224,6. Naik 0,5% yoy. Meski masih tumbuh, tetapi melambat dibandingkan Juli.
Secara bulanan, IPR Agustus diperkirakan terkontraksi 0,1%. Sama dengan capaian Juli.
"Pertumbuhan penjualan eceran secara tahunan terutama ditopang oleh penjualan Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, diikuti oleh Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau. Secara bulanan, penjualan eceran dipengaruhi terutama oleh penurunan penjualan Kelompok Barang Lainnya di tengah pertumbuhan penjualan Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi, Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, serta Kelompok Suku Cadang dan Aksesori," papar laporan BI.
Dari sisi harga, tekanan inflasi pada Oktober dan Januari 2027 diperkirakan menurun. Hal ini tecermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Oktober dan Januari 2027 yang masing-masing tercatat 146,5 dan 166. Lebih rendah dibandingkan dengan periode sebelumnya yang masing-masing tercatat sebesar 155,2 dan 168,1.
(aji)































