Logo Bloomberg Technoz

Selain itu, kondisi tersebut bakal memicu kenaikan harga BBM jenis diesel dan dapat memicu kenaikan harga kebutuhan pokok.

Bantalan Biodiesel

Kendati begitu, Hadi meyakini program mandatori biodiesel 50% atau B50 yang telah berjalan dapat menjadi bantalan untuk meredam efek krisis diesel global.

“Kami yakin industri biodiesel cukup kuat membackup krisis diesel dunia,” kata Hadi, yang juga Direktur Utama PT Petrogas Jatim Utama Cendana (PJUC).

Harga diesel naik ke level tertinggi dalam lebih dari empat bulan setelah serangan baru terhadap kilang-kilang minyak makin memperketat pasar yang sebelumnya sudah menghadapi penurunan pasokan akibat perang di Timur Tengah dan Ukraina.

Kontrak berjangka gasoil ICE, yang menjadi acuan global untuk harga diesel, naik hingga 4,2% ke level tertinggi sejak 9 April.

Lonjakan Harga Diesel Melampaui Kenaikan Harga Minyak Mentah. (Bloomberg)

Selisih harga (premium) bahan bakar ini terhadap minyak mentah Brent—yang dikenal sebagai crack spread—tetap tinggi setelah sempat mencapai rekor tertinggi bulan lalu.

Diesel juga diperdagangkan dengan selisih harga yang makin lebar dibandingkan pasokan di Asia.

Gangguan di Selat Hormuz, kerusakan pada kilang-kilang minyak di Teluk Persia, serta serangkaian serangan Ukraina terhadap berbagai fasilitas pengolahan telah menghambat pengiriman diesel dari wilayah-wilayah yang menyumbang sekitar sepertiga dari produksi global.

Di sisi lain, Goldman Sachs Group Inc meningkatkan peringatan mengenai ketatnya pasokan hasil kilang global yang dipicu oleh perang di Timur Tengah serta konflik antara Moskwa dan Kyiv.

Bank tersebut menaikkan lebih dari dua kali lipat perkiraan keuntungan dari produksi solar.

Gangguan operasional kilang tercatat 60% di atas rata-rata musiman, dan stok produk terus menurun meski terjadi penurunan permintaan, kata mereka.

Laba dari produksi satu barel solar dibandingkan dengan harga Brent diperkirakan rata-rata mencapai US$63 di AS dan US$49 di Uni Eropa tahun depan, naik dari perkiraan sebelumnya sebesar US$27 dan US$19.

Dalam kesempatan sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menargetkan Indonesia dapat mulai menghentikan impor solar tahun ini.

Dia mengatakan pemerintah bakal memulai stop impor pada solar dengan angka setana atau cetane number (CN) 48. Sementara impor solar berkualitas tinggi atau CN51 akan dihentikan pada semester II-2026.

Bahlil menerangkan langkah menghentikan impor solar itu berdasarkan kapasitas produksi domestik yang bakal naik setelah Refinery Development Masterplan Program (RDMP) di Kilang Balikpapan beroperasi.

Selepas penerapan B50, Bahlil memperkirakan produksi solar domestik bakal surplus sekitar 4 juta ton nantinya.

"Pada 2026 kita tidak lagi melakukan impor solar C48, informasi ini bagus bagi kita, tetapi tidak bagus bagi importir," kata Bahlil di Kuliah Umum Media Indonesia, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Dalam perkembangannya, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengungkapkan Indonesia berencana masih impor sekitar 600.000 kl solar CN 51 atau kualitas tinggi pada tahun ini.

Selain itu, pada 2026 Indonesia berencana mengimpor sekitar 1 juta kl avtur atau bahan bakar pesawat serta 3,6 juta kl produk bensin RON 92, 96, dan 97.

"Catatan: pada tahun 2026 Indonesia direncanakan masih akan impor 600.000 kl solar CN51, 1 juta kl avtur, dan 3,6 juta kl produk bensin RON 92, RON 95, dan RON 98,'' sebagaimana tertulis dalam materi paparan Yuliot di EBTKE Connect, Rabu (2/9/2026).

(wdh)

No more pages