Logo Bloomberg Technoz

Tren Longevity Makin Populer, Apa Rahasia Hidup Lebih Panjang?

Referensi
08 September 2026 13:21

Gaya Hidup (Arie Pratama/Bloomberg Technoz)
Gaya Hidup (Arie Pratama/Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Umur panjang atau longevity kini semakin banyak diperbincangkan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dalam jangka panjang. Konsep ini tidak hanya berfokus pada memperpanjang usia, tetapi juga mempertahankan kualitas hidup agar seseorang tetap sehat, aktif, dan mandiri ketika memasuki usia lanjut.

Berbeda dari anggapan bahwa hidup lebih lama hanya berkaitan dengan faktor usia, longevity mencakup berbagai kebiasaan yang dilakukan sejak dini. Pola makan, aktivitas fisik, kualitas tidur, kesehatan mental, hubungan sosial, hingga faktor genetik dapat berperan dalam proses tersebut.

Menurut Halodoc, umur panjang merupakan studi mengenai cara memperpanjang rentang hidup sekaligus meningkatkan kesehatan selama proses penuaan. Fokusnya bukan hanya pada jumlah tahun kehidupan, tetapi juga kualitas hidup yang dimiliki selama tahun-tahun tersebut.

Memahami Konsep Umur Panjang atau Longevity


Secara sederhana, longevity dapat dipahami sebagai pendekatan untuk mendukung seseorang agar dapat hidup lebih lama dengan kondisi kesehatan yang tetap terjaga. Karena itu, penerapannya tidak hanya ditujukan bagi orang yang sudah lanjut usia.

Kebiasaan sehat yang dilakukan secara konsisten sejak usia muda dapat menjadi bagian dari upaya menjaga tubuh dalam jangka panjang. Beberapa aspek yang menjadi perhatian dalam konsep longevity antara lain:

  1. Pola makan sehat dan bergizi

  2. Aktivitas fisik secara rutin

  3. Manajemen stres

  4. Tidur yang cukup

  5. Hubungan sosial yang positif

  6. Pemeriksaan kesehatan secara berkala