Varian Mamont menjadi kelompok yang paling dominan di antara Trojan perbankan seluler yang ditemukan. Kaspersky mencatat Mamont menyumbang 73,5% dari deteksi Trojan perbankan.
Selain Mamont, pengguna juga menemukan keluarga Trojan seperti Faketoken, Rewardsteal, Creduz dan sejumlah keluarga lainnya.
Dalam daftar 10 Trojan perbankan seluler yang paling banyak ditemukan pada kuartal I 2026, beberapa varian Mamont berada di posisi teratas.
Mamont.jo mencatat porsi 15,75% dari pengguna yang terkena ancaman perbankan, disusul Mamont.jx sebesar 9,22% dan Mamont.jg sebesar 7,08%.
Varian lain yang masuk daftar tersebut adalah Mamont.gg dengan 4,48%, Mamont.ks 3,98%, Agent.ws 3,78%, Mamont.hl 3,27%, Mamont.iv 3,08%, Mamont.jb 3,07%, serta Mamont.jv sebesar 2,79%.
Di sisi lain, jumlah serangan terhadap perangkat seluler yang berhasil dicegah Kaspersky mencapai 2.676.328 pada kuartal I 2026.
Angka tersebut turun dibandingkan 3.239.244 serangan pada kuartal IV 2025. Kaspersky menyebut penurunan terutama berasal dari berkurangnya deteksi adware dan aplikasi RiskTool yang tidak diinginkan.
Ancaman Malware Lain
Selain Trojan perbankan, Kaspersky juga menemukan sejumlah ancaman lain pada perangkat Android sepanjang kuartal awal 2026. Salah satunya adalah backdoor Triada.ag yang menjadi jenis malware dengan deteksi terbanyak dalam daftar 20 malware seluler yang paling sering ditemukan. Triada.ag mencatat porsi 7,09% dari pengguna yang terkena malware dalam daftar tersebut.
Kaspersky menjelaskan, Triada.ag telah terpasang sebelumnya pada berbagai perangkat. Jumlah pengguna yang terdampak dari perangkat-perangkat tersebut dihitung secara agregat.
Kaspersky juga menemukan peningkatan aktivitas backdoor Keenadu.a. Sementara itu, berbagai varian Triada yang tertanam pada perangkat tetap muncul dalam daftar malware dengan deteksi tinggi pada kuartal tersebut.
Pada awal 2026, Kaspersky turut menemukan sejumlah aplikasi di Google Play dan App Store yang mengandung versi baru pencuri aset kripto SparkCat.
Kode Trojan tersebut disembunyikan di dalam aplikasi Android yang telah terinfeksi. Sementara pada versi iOS, SparkCat mengalami sejumlah perubahan, termasuk penggunaan framework Vision milik Apple untuk pengenalan karakter optik atau OCR.
Selain ancaman tersebut, Kaspersky mencatat 439 paket instalasi Trojan ransomware seluler selama kuartal I 2026. Angka ini menjadi bagian dari keseluruhan 306.070 paket instalasi berbahaya yang ditemukan pada perangkat Android sepanjang periode tersebut.
Meski jumlah keseluruhan serangan yang berhasil dicegah turun menjadi 2.676.328 dari 3.239.244 pada kuartal sebelumnya, Kaspersky mencatat jumlah pengguna unik yang menjadi sasaran ancaman relatif stabil.
(mef/wep)































