Jepang merupakan pemimpin global dalam produksi dichlorosilane dengan tingkat kemurnian ultra-tinggi. Sementara itu, China berupaya memperluas kapasitas di sektor hulu rantai pasok cip dengan mendorong penelitian dan pengembangan material serta peralatan utama.
Langkah tersebut merupakan bagian dari keputusan awal dalam penyelidikan antidumping yang diluncurkan China terhadap dichlorosilane pada Januari. Kementerian Perdagangan China menyatakan praktik dumping telah menyebabkan kerugian besar terhadap industri dalam negeri China.
Menurut Kementerian Perdagangan China, tingkat uang jaminan ditetapkan sebesar 80,8% untuk Denal Silane Co dan 99,2% untuk Shin-Etsu Chemical Co serta produsen Jepang lainnya.
Jepang sebelumnya merupakan pemasok dichlorosilane terbesar bagi China, sebelum posisinya digantikan Korea Selatan pada 2025. Pada Juli, nilai impor dichlorosilane dari Jepang mencapai US$2,6 juta, atau sekitar 33% dari total impor dichlorosilane China, berdasarkan data bea cukai.
(bbn)





























