Logo Bloomberg Technoz

Bahlil menjelaskan terdapat 188 area potensial blok migas baru, tetapi 28 area di antaranya sudah ditandatangani oleh KKKS. Lalu, 43 area saat ini sedang dilakukan studi bersama oleh KKKS.

Dengan begitu, terdapat 50 area potensial yang belum dilakukan studi bersama oleh para KKKS.

“Saya ingin mengumumkan untuk kita akan membuka tender ada sekitar 118 blok baru untuk yang melakukan eksplorasi, dan dari 118 blok baru itu sudah sekitar 20 sudah selesai,” kata Bahlil dalam IPA Convex 2026, Rabu (20/5/2026).

“Bapak-Ibu semua silakan yang melakukan joint study, silakan, atau tidak ada juga yang mau lakukan, silakan. Ini saya buka secara umum. Siapa saja boleh. Tidak perlu nego-nego di belakang meja, yang penting kalian punya teknologi, kalian punya duit. Kalian punya keseriusan. Silakan, monggo,” tegas dia.

Sepanjang 2025, Kementerian ESDM membuka lelang WK migas dalam tiga tahap. Dalam lelang WK migas putaran pertama 2025, ESDM melelang tiga WK yakni WK Gagah, WK Perkasa, dan WK Lavender.

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memenangkan lelang WK Lavender sebab perusahaan migas pelat merah itu sudah melakukan joint study di WK tersebut.

Selain itu, TIS Petroleum (Asia) Pte Ltd ditetapkan menjadi pengelola WK migas Perkasa dan baru saja meneken kontrak bagi hasil atau production sharing contract (PSC).

Setelah itu, Kementerian ESDM membuka lelang sembilan blok migas pada penawaran tahap II.

Sembilan blok migas yang dilelang terdiri atas; Blok Jalu, Blok Southwest Andaman, Blok Karunia, Blok Delapan Muaro, Blok Barong, Blok Drawa, Blok Bintuni, Blok Gagah, dan Blok Abar Anggursi.

Terbaru, pada akhir 2025 Kementerian ESDM membuka lelang delapan WK pada Senin (22/12/2025). Tiga WK ditawarkan lewat penawaran langsung di antaranya WK Tapah, WK Nawasena, dan WK Mabelo.

Sementara itu, lima blok sisanya ditawarkan lewat lelang reguler yakni WK Arwana III, WK Tuah Tanah, WK Rangkas, WK Akimeugah I dan WK Akimeugah II.

(azr/wdh)

No more pages