Namun, S26 FE memiliki setidaknya satu keunggulan dibandingkan saudara-saudaranya yang lebih canggih: menjalankan software terbaru perusahaan dan dilengkapi dengan One UI 9, yang berbasis Android 17.
Sementara itu, S26, S26 Plus, dan S26 Ultra saat ini masih menggunakan One UI 8.5, sementara pengguna sedang menguji versi beta yang lebih baru menjelang peluncuran yang lebih luas.
S26 FE mendukung pengisian daya kabel 45 watt dan pengisian daya nirkabel 15 watt, dengan kecepatan yang sama seperti pendahulunya.
S26 FE, yang kini memiliki bagian belakang berkilau alih-alih sentuhan akhir matte seperti tahun lalu, hadir dalam warna pistachio yang sama seperti yang pertama kali diperkenalkan pada Galaxy Z Fold 8 awal musim panas ini, serta tersedia dalam warna biru tua atau hitam grafit.
Ponsel ini dilengkapi layar 6,7 inci dengan refresh rate 120 Hz, sehingga pembeli tetap dapat mengharapkan layar berkualitas tinggi. Baterai ponsel berkapasitas 4.900 mAh ini juga dapat terisi hingga 69% dalam waktu sekitar 30 menit saat menggunakan pengisi daya 45 watt, demikian menurut Samsung.
Terlepas dari keterbatasan memori, S26 FE menawarkan beberapa fitur AI andalan Samsung seperti Now Brief dan Now Nudge, yang dirancang untuk menampilkan data yang relevan bagi pengguna secara proaktif. Circle to Search, fungsi pencarian visual berbasis AI dari Google milik Alphabet Inc., kini dapat mengidentifikasi beberapa objek dalam sebuah gambar, demikian menurut Samsung.
Samsung selanjutnya menghadirkan beberapa fitur software pada kamera terbarunya, seperti My FanCam, yang dapat secara otomatis memperbesar gambar pada seseorang tertentu dalam video yang direkam dan menjaganya tetap berada di tengah, serta melacak pergerakannya saat berpindah di dalam bingkai.
Fitur lain di S26 FE ‘Horizontal Lock’ membantu menjaga klip tetap sejajar meskipun terjadi gerakan yang tidak stabil atau bahkan saat ponsel diputar secara fisik.
Namun, S26 FE berada dalam posisi yang agak sulit di antara pilihan-pilihan yang lebih terjangkau seperti Google Pixel 10a seharga US$499, yang sudah cukup baik dalam memenuhi kebutuhan dasar smartphone, dan perangkat yang lebih premium seperti Samsung Galaxy S26 Ultra, yang harganya US$1.300 saat pertama kali diluncurkan.
Ponsel sekelas itu menawarkan performa yang unggul dan pilihan fitur tambahan yang lebih beragam, termasuk fitur Privacy Display yang unik yang mencegah orang yang lewat melihat apa yang ada di layar.
(bbn)


























