Logo Bloomberg Technoz

Korea Sebut Ada Potensi Kerja Sama Lanjutan Pesawat Tempur KF-21

Dovana Hasiana
27 August 2026 11:00

Jet tempur KF-21 melakukan manuver saat pameran Dirgantara dan Pertahanan di Seoul, Seongnam, Senin (16/10/2023) (SeongJoon Cho/Bloomberg)
Jet tempur KF-21 melakukan manuver saat pameran Dirgantara dan Pertahanan di Seoul, Seongnam, Senin (16/10/2023) (SeongJoon Cho/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indonesia dan Korea Selatan kabarnya tengah membahas potensi kelanjutan kemitraan pada pengembangan pesawat tempur KF-21 Boramae atau KFX ke tahap selanjutnya, termasuk untuk menentukan bentuk kerja samanya. Pembicaraan ini dilakukan usai Korea Selatan mengumumkan penyelesaian pengembangan jet tempur KF-21 buatan dalam negeri pertamanya pada Juli 2026. 

Konselor dan Kepala Bagian Politik di Kedutaan Besar Korea Selatan di Indonesia Uhm Taeho mengatakan kedua negara masih melakukan pembahasan, baik dalam tingkat Kementerian Pertahanan maupun Kementerian Luar Negeri untuk makin memperdalam dan membawa kerja sama ke tahap berikutnya. 

"Saat ini kami masih dalam proses pembahasan mengenai bentuk spesifik dari kerja sama tahap berikutnya. Jadi, saya tidak serta-merta akan menyebutnya sebagai sebuah perubahan, karena kami sendiri belum mengumumkan apa pun," ujar Uhm dalam Workshop Indonesian Next Generation Journalist Network on Korea, Rabu (26/08/2026).  


"Jadi, ketika kita berbicara mengenai langkah selanjutnya, jika kita puas dengan hasil investasi yang telah dilakukan Indonesia dan Korea, serta dengan kemitraan yang telah kita bangun, jika kita merasa senang dengan hasil tersebut, saya pikir kita akan melanjutkan ke tahap berikutnya."

Dia menggarisbawahi kerja sama pertahanan merupakan proyek yang sangat besar. Menurutnya, proyek seperti ini dipengaruhi oleh kondisi ekonomi secara keseluruhan, baik di dalam negeri maupun internasional. Dengan demikian, kedua negara harus mempertimbangkan metode, cara, dan waktu yang tepat untuk melaksanakan kerja sama tahap berikutnya.