Logo Bloomberg Technoz

Korsel Bakal Pakai Nasihat Trump untuk Dialog dengan Korut

News
25 August 2026 12:20

Tentara Korea Selatan di desa gencatan senjata Panmunjom, di Zona Demiliterisasi di Korea Selatan. (Fotografer: SeongJoon Cho/Bloomberg.)
Tentara Korea Selatan di desa gencatan senjata Panmunjom, di Zona Demiliterisasi di Korea Selatan. (Fotografer: SeongJoon Cho/Bloomberg.)

Heesu Lee - Bloomberg News

Bloomberg, Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) sepakat untuk mempertahankan koordinasi erat terkait dengan upaya menghidupkan kembali dialog dengan Korea Utara, beberapa hari setelah Pyongyang menolak langkah pendekatan Presiden Donald Trump dan meluncurkan serangkaian rudal balistik jarak pendek.

Menteri Luar Negeri Korea Selatan Cho Hyun menyampaikan kepada Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dalam percakapan telepon pada Senin (24/8/2026) malam bahwa Seoul akan berupaya memastikan pesan-pesan terbaru Trump dapat berujung pada dimulainya kembali diskusi AS-Korea Utara serta terciptanya perdamaian di Semenanjung Korea; demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Korea Selatan pada Selasa (25/8/2026).


Kedua pejabat tersebut sepakat untuk mempertahankan postur pertahanan gabungan yang kuat, sembari bekerja sama secara erat untuk meredakan ketegangan dan menyelesaikan masalah nuklir Korea Utara.

Mereka juga membahas hasil-hasil yang saling menguntungkan terkait berbagai isu, termasuk tarif, perjanjian investasi bilateral, dan industri pembuatan kapal.