Logo Bloomberg Technoz

RAPBN 2027

Jadi Program Prioritas, Anggaran Kesehatan Capai Rp244 T

Pramesti Regita Cindy
26 August 2026 17:20

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Human Papillomavirus (HPV) ke siswa di SDN Palmerah 09, Rabu (5/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Human Papillomavirus (HPV) ke siswa di SDN Palmerah 09, Rabu (5/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah mengalokasikan anggaran kesehatan sebesar Rp244,87 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Anggaran tersebut setara dengan 6% dari total belanja negara dan tumbuh 1,7% dibandingkan outlook 2026.

Sejalan dengan peningkatan anggaran tersebut, pemerintah pada 2027 juga memprioritaskan program kesehatan sebagai salah satu fokus kebijakan dalam RAPBN Tahun Anggaran 2027.

Mengutip Buku II Nota Keuangan dan RAPBN 2027 klaster Kesehatan, kebijakan diarahkan untuk meningkatkan akses dan penguatan layanan kesehatan masyarakat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), memperkuat layanan kesehatan primer, memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, meningkatkan kapasitas rumah sakit, mempercepat penanganan penyakit prioritas, serta memperkuat sistem ketahanan kesehatan nasional.


"Pada RAPBN tahun anggaran 2027, anggaran kesehatan direncanakan sebesar Rp244.876,7 miliar [Rp244,87 T]  atau 6,0% dari belanja negara tahun 2027, tumbuh 1,7% dibandingkan outlook tahun 2026," dikutip, Rabu (26/8/2026). 

Secara detail, anggaran kesehatan sepanjang 2022 hingga 2026 memang menunjukkan pertumbuhan. Sebagai catatan saja, pada 2023 pemerintah mengalokasikan anggaran kesehatan sebesar Rp185,5 triliun atau turun 1,4% dibandingkan tahun 2022 yang mencapai Rp188,1 triliun.