Logo Bloomberg Technoz

Prabowo Resmikan Proyek PLTS 100 GW, Nilai Investasi Rp1.140 T

Dovana Hasiana
25 August 2026 15:30

Petugas memeriksa panel surya di Kantor Ditjen Gatrik, Kementerian ESDM di Jakarta, Rabu (29/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Petugas memeriksa panel surya di Kantor Ditjen Gatrik, Kementerian ESDM di Jakarta, Rabu (29/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto secara resmi melakukan peluncuran dan peletakan batu pertama (groundbreaking) program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp pada hari ini, Selasa (25/8/2026). 

Prabowo mengatakan pada tahap awal program ini diawali dengan 14 PLTS di provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Bangka Belitung dan Kepulauan Riau berkapasitas total 5,3 GWp. 

"Saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia dengan ini secara resmi saya luncurkan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya 100 GWp diawali dengan 14 PLTS di provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Bangka Belitung dan Kepulauan Riau berkapasitas total 5,3 GWp," ujar Prabowo, Selasa (25/8/2026). 


Dalam kesempatan yang sama, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan total kebutuhan investasi dari program PLTS 100 GWp adalah US$73 miliar atau setara dengan Rp1.140 triliun.

Adapun, terdapat tiga konsep pengembangan program ini. Konsep itu adalah adalah PLTS Ground Mounted di mana dilakukan pembangunan skala besar di lahan terbuka; PLTS atap yang memanfaatkan atap bangunan; dan PLTS terapung yang memanfaatkan danau dan badan air.