Logo Bloomberg Technoz

Ekonom Beber Dampak Imbauan BI Tak Jual SRBI ke Non-Bank

Pramesti Regita Cindy
24 August 2026 18:40

Ilustrasi Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (Diolah)
Ilustrasi Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Baru-baru ini Bank Indonesia (BI) mengimbau agar perbankan tidak memasarkan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) kepada nasabah ritel serta korporasi/lembaga keuangan nonbank.

Ekonom Universitas Andalas Syafruddin Karimi mengungkapkan imbauan bank sentral ini sejatinya adalah upaya bagi pemangku kebijakan moneter tersebut untuk mengembalikan SRBI ke fungsi inti sebagai instrumen operasi moneter dan pengelolaan likuiditas perbankan. 

Sebab langkah ini kian memperkuat kontrol atas transmisi likuiditas karena dana yang terserap melalui SRBI tidak lagi terlalu agresif bersaing dengan deposito, SBN, atau instrumen pembiayaan lain.


Namun, "Bagi bank, dampaknya bercampur. Tekanan mempertahankan dana nasabah dari perpindahan ke SRBI dapat berkurang sehingga biaya dana lebih terkendali dan ruang penyaluran kredit membaik. Pada sisi lain, bank kehilangan sebagian pendapatan distribusi dan pilihan produk berimbal hasil tinggi bagi nasabah," kata Syafruddin ketika dihubungi Bloomberg Technoz, Senin (24/8/2026).

Di saat yang sama Syafruddin menilai, bank juga akan berpotensi kehilangan sebagian pendapatan distribusi dan pilihan produk berimbal hasil tinggi bagi nasabah.