IHSG Ditutup di 6.501, Saham BYAN Jadi Pemberat
Muhammad Julian Fadli
24 August 2026 17:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,37% di posisi 6.501,66 pada penutupan perdagangan Senin (24/8/2026). Indeks Komposit ditekan performa negatif saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dan sejumlah saham big caps lainnya.
Jelang penutupan perdagangan IHSG masih terjerembab di zona merah. Adapun rentang perdagangan terjadi pada 6.551 hingga terdalam menyentuh 6.474,57.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp14,29 triliun dari sejumlah 35,88 miliar saham ditransaksikan, dengan frekuensi yang terjadi 2,19 juta kali diperjualbelikan. Tercatat masih ada penguatan 259 saham, dan 367 saham terjadi pelemahan. Sisanya 166 saham stagnan.
Penyebab IHSG Melemah
Saham–saham properti, saham kesehatan, dan saham transportasi utamanya menjadi pemberat IHSG dengan tertekan mencapai 1,66%, 1,59%, dan 0,91% begitu juga saham teknologi drop 0,77%, disusul oleh pelemahan pada saham konsumen non primer dengan melemah 0,68%.
Terungkap, berdasarkan data Bloomberg, ditutup melemahnya IHSG merupakan efek langsung dari tertekannya sejumlah saham big caps yang memiliki bobot besar terhadap Indeks.






























