Logo Bloomberg Technoz

Harga Emas Meroket 4% Lebih, Mending Jual atau Beli?

Hidayat Setiaji
20 August 2026 07:07

Ilustrasi emas batangan. (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi emas batangan. (Dok: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas melesat pada perdagangan kemarin. Penurunan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) jadi sentimen positif bagi sang logam mulia.

Pada Rabu (19/8/2026), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.515,3/troy ons. Melejit 4,16% dari hari sebelumnya dan menjadi yang tertinggi sejak awal Juni atau hampir tiga bulan terakhir.

Dinamika di AS membawa angin segar bagi harga emas. Departemen Keuangan AS mengumumkan akan membeli kembali (buyback) obligasi jangka panjang. Langkah ini dilakukan untuk menekan yield.


“Meningkatkan, setidaknya dua kali, ukuran likuiditas untuk mendukung operasi buyback obligasi tenor 10 tahun sampai 30 tahun,” sebut keterangan Departemen Keuangan AS.

Hasilnya lumayan. Kemarin, yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun 6 basis poin (bps) ke 4,65%.