Logo Bloomberg Technoz

Cek Valuasi Saham BYAN di Tengah Rumor Akuisisi oleh Haji Isam

Muhammad Julian Fadli
18 August 2026 13:57

Low Tuck Kwong, Direktur Utama Bayan Resources. Foto: Ahmad Zamroni/Forbes Indonesia
Low Tuck Kwong, Direktur Utama Bayan Resources. Foto: Ahmad Zamroni/Forbes Indonesia

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) tengah hangat disebut–sebut oleh pelaku pasar di mana Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam membidik 62,2% kepemilikan di emiten milik Low Tuck Kwong tersebut.

Berdasarkan beredarnya rumor di pasar siang hari ini, Selasa (18/8/2026), pengusaha Haji Isam tengah bersiap mengakuisisi saham perusahaan tambang batu bara tersebut. 

Kabar yang mencuat menyebutkan Haji Isam, pemilik Jhonlin Group, tengah membidik 62,2% saham BYAN yang saat ini dikuasai Dato Low Tuck Kwong dan Elaine Low. Pada Mei, Haji Isam baru saja membeli 21,11% saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) senilai Rp936,65 miliar.


Rumor tersebut rasanya menyetir perdagangan saham BYAN pada siang hari ini. Saham BYAN melesat 2.875 poin (20%) hingga menembus level Auto Reject Atas (ARA) di Rp17.275/saham. Posisi ARA saham BYAN terjadi setelah 6.041 kali jual–beli, dengan volume transaksi mencapai 5,22 juta saham senilai Rp88,49 miliar.

Mencermati gerak saham BYAN dalam 2 hari ini, laju harga sahamnya terus menguat hingga berada di tren bullish, dengan mencatatkan kenaikan hampir 40% point–to–point.