Dunia Usaha Waspada, Pasar Kerja AS Melandai di Bawah Proyeksi
News
03 October 2026 07:00

Julia Fanzeres - Bloomberg News
Bloomberg, Pasar kerja Amerika Serikat (AS) mencatatkan penambahan lapangan kerja yang lebih rendah dari perkiraan pada bulan September, disertai dengan perlambatan pertumbuhan upah. Indikasi ini menyoroti sikap kehati-hatian para pemberi kerja di tengah lonjakan biaya operasional.
Data Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) yang dirilis pada hari Jumat (2/10) menunjukkan angka penggajian non-pertanian (nonfarm payrolls) hanya bertambah 29.000 pekerjaan pada bulan lalu, setelah adanya revisi turun untuk angka dua bulan sebelumnya. Realisasi tersebut berada di bawah seluruh estimasi para ekonom dalam survei Bloomberg. Sementara itu, tingkat pengangguran naik menjadi 4,2%, yang sebagian mencerminkan ekspansi jumlah angkatan kerja.
Belanja konsumen yang kuat dan investasi bisnis yang meningkat telah menopang perekrutan tenaga kerja. Namun, banyak perusahaan yang berupaya menekan biaya memilih untuk berhati-hati dalam menambah jumlah karyawan. Kondisi ini menyebabkan pertumbuhan perekrutan yang tidak merata dari bulan ke bulan. Meski demikian, angka pemutusan hubungan kerja (PHK) masih relatif rendah, yang menunjukkan pasar tenaga kerja tetap cukup stabil.
Dengan tingkat pengangguran yang masih rendah secara historis, para pejabat Federal Reserve (The Fed) dapat tetap memusatkan perhatian pada inflasi saat mempertimbangkan waktu untuk kembali menaikkan suku bunga. Setelah data tersebut dirilis, para trader mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada bulan ini.































