Kendati demikian, penawaran produk yang lebih premium dari Geely melalui sub-merek Zeekr juga mulai membuahkan hasil. Kendaraan sport utility vehicle (SUV) mewah model 9X menjadi kendaraan terlaris di Tiongkok untuk kategori harga di atas 500.000 yuan dan mendongkrak harga jual rata-rata per mobil Geely sebesar 15.000 yuan menjadi 112.000 yuan.
Perusahaan mencapai kesepakatan pada bulan Juli untuk berbagi kapasitas dan memproduksi kendaraan di pabrik Ford Motor Co. di Valencia, Spanyol, yang kapasitasnya belum dimanfaatkan secara maksimal.
Selain itu, Geely dijadwalkan memulai produksi lokal untuk crossover compact EX5 dan hatchback sub-compact EX2—yang dikenal sebagai model Xingyuan di Tiongkok—melalui usaha patungan dengan Renault SA di Brasil.
Di tengah melambatnya momentum pasar domestik, Geely berupaya memperluas jangkauannya di luar negeri. Produsen mobil tersebut menyatakan telah menaikkan target ekspor tahun 2026 sebesar 23% menjadi 920.000 unit.
Langkah ini melanjutkan awal tahun yang kuat, di mana ekspor Geely meningkat lebih dari dua kali lipat pada semester pertama menjadi 474.228 kendaraan, menurut pernyataan perusahaan sebelumnya.
Penjualan mobil di Tiongkok selama enam bulan pertama turun 20%, dengan Passenger Car Association memproyeksikan kontraksi sebesar 14% untuk keseluruhan tahun 2026.
Keunggulan tipis atas BYD Co. di awal tahun telah terkikis, seiring produsen kendaraan listrik (EV) terbesar di dunia tersebut diuntungkan oleh permintaan yang dipicu oleh kenaikan harga minyak akibat konflik AS-Iran.
Penjualan ke luar negeri mencapai lebih dari 812.700 unit mobil pada enam bulan pertama tahun ini, atau hampir dua kali lipat dari volume ekspor Geely.
(bbn)

































