Logo Bloomberg Technoz

"Secara keseluruhan, menurut saya, anggaran ini positif bagi pasar; yang lebih penting, tidak ada kejutan negatif yang berarti," ujar Mohit Mirpuri, mitra di SGMC Capital Pte.

"Target defisit 2,4% memberikan kepastian dan menjaga disiplin fiskal, yang mungkin merupakan kekhawatiran terbesar investor menjelang hari ini," tambahnya.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 1,6% pada Jumat ke level tertinggi dalam sepekan, didorong oleh kenaikan di sektor energi dan bahan baku.

Nilai tukar rupiah menguat 0,3%, sementara imbal hasil obligasi pemerintah tenor 10 tahun turun empat basis poin ke level terendah dalam lebih dari sebulan.

Investor global terus memantau strategi fiskal Prabowo untuk mendapatkan petunjuk mengenai arah kebijakan beliau secara lebih luas.

Kepercayaan terhadap aset keuangan negara sempat terguncang akibat melebarnya defisit anggaran dan tanda-tanda pengetatan kendali negara atas dunia usaha, yang memicu arus keluar modal dalam jumlah signifikan.

Kekhawatiran pasar diperparah oleh peringatan MSCI Inc. mengenai potensi penurunan status pasar, konflik geopolitik yang berkepanjangan di Timur Tengah, serta perubahan ekspektasi terkait kenaikan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve AS pada akhir tahun ini.

Berikut adalah gambaran mengenai pihak-pihak yang berpotensi diuntungkan maupun dirugikan oleh anggaran Indonesia tahun 2026:

Pihak yang Diuntungkan:

  • Reformasi berkelanjutan untuk memerangi penambangan ilegal dan meningkatkan transparansi data ekspor akan mendukung saham-saham komoditas, ujar Henry Wibowo, direktur dan salah satu pendiri Alphagate Capital di Jakarta. Kepastian bahwa badan ekspor negara hanya akan memantau—bukan mengendalikan—ekspor telah membantu meredakan kekhawatiran terkait regulasi. Perusahaan tambang yang mungkin diuntungkan antara lain PT Timah, PT Aneka Tambang, dan PT Bumi Resources.
  • Produsen kendaraan listrik dan baterai diprediksi akan mencatatkan kinerja unggul seiring langkah pemerintah mendorong pertumbuhan industri melalui insentif yang menargetkan produksi 1 juta sepeda motor listrik di dalam negeri. Kebijakan ini diharapkan dapat menopang perusahaan-perusahaan seperti PT Indika Energy, PT Vktr Teknologi Mobilitas, PT TBS Energi Utama, dan PT Merdeka Battery Materials.
  • "Angka-angka utama, seperti defisit dan pendapatan, terlihat terkendali. Meskipun beberapa asumsi—seperti pertumbuhan ekonomi atau nilai tukar—tampak agak ambisius, asumsi tersebut tidak sepenuhnya tidak realistis," kata Galvin Chia, ahli strategi pasar Asia berkembang di Société Générale. "Kami berpendapat hal ini semestinya memberikan dukungan bagi rupiah dan obligasi pemerintah Indonesia, serta mengurangi premi risiko kebijakan yang tersisa," tambahnya.
  • Dorongan berkelanjutan untuk mencapai kemandirian energi menjadi pertanda baik bagi perusahaan kelapa sawit dan energi terbarukan, menurut Mirpuri. Pemain utama di sektor kelapa sawit meliputi PT Astra Agro Lestari, PT Eagle High Plantations, PT Salim Ivomas Pratama, dan PT Sinar Mas Agro Resources and Technology. Sementara itu, perusahaan terkemuka yang bergerak di sektor energi terbarukan mencakup PT Barito Renewables Energy, PT Pertamina Geothermal Energy, dan PT TBS Energi Utama.
  • Bank-bank besar seperti PT Bank Central Asia, PT Bank Negara Indonesia, dan PT Bank Mandiri diperkirakan akan mendapat keuntungan dari pemulihan arus masuk modal asing serta pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat pada tahun depan.
  • Perusahaan konstruksi dan semen berpotensi mengalami lonjakan signifikan berkat proyek unggulan pemerintah untuk membangun tanggul laut raksasa sepanjang 575 kilometer di sepanjang pesisir utara Indonesia. Perusahaan konstruksi utama di sektor ini mencakup PT Adhi Karya, PT PP, dan PT Wijaya Karya Beton, sementara produsen semen meliputi PT Semen Indonesia dan PT Indocement Tunggal Prakarsa.

Pihak yang Terdampak Negatif:

  • Meskipun produsen batu bara seperti PT Bumi Resources, PT Adaro Andalan, dan perusahaan pelat merah PT Bukit Asam sebagian besar terhindar dari kebijakan sumber daya alam Prabowo yang paling bersifat intervensionis—seperti pembatasan produksi dan kenaikan tajam royalti—upaya pengendalian harga melalui Bursa Mineral dan Komoditas Strategis yang baru dapat berdampak negatif terhadap penjualan luar negeri mereka.
  • Rencana agresif Prabowo untuk melakukan konsolidasi dan mendorong profitabilitas di seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dipastikan akan berdampak buruk bagi perusahaan-perusahaan yang lebih lemah atau dikelola dengan buruk. Beberapa BUMN terkemuka yang saat ini sedang dilanda masalah restrukturisasi keuangan dan utang yang serius menghadapi tekanan berat, termasuk PT Wijaya Karya, PT Waskita Karya, PT Krakatau Steel, dan PT Indofarma.

(bbn)

No more pages