AS: Gangguan Minyak Akibat Perang Iran Berlangsung hingga 2027
News
12 August 2026 06:20

Mia Gindis dan Nathan Risser — Bloomberg News
Bloomberg, Amerika Serikat kini memperkirakan gangguan pasokan minyak akibat perang AS-Iran akan mencapai sekitar 600.000 barel per hari hingga akhir tahun depan, karena konflik tersebut terus menghambat pengiriman minyak melalui Selat Hormuz, jalur strategis yang sangat penting bagi perdagangan energi global.
Minyak yang diangkut melalui jalur perairan tersebut rata-rata mencapai 4,9 juta barel per hari pada kuartal kedua tahun ini, berdasarkan perkiraan Short-Term Energy Outlook dari US Energy Information Administration (EIA).
Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata 21,6 juta barel per hari pada kuartal terakhir 2025, sebelum AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran.
Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa jeda singkat dalam pertempuran, ketika sebuah memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman ditandatangani, hanya sedikit mengurangi dampak dari salah satu gangguan terburuk terhadap pasar energi global dalam sejarah.






























