Logo Bloomberg Technoz

"Selama awan hujan itu tidak bisa kita temukan, tidak ada, kita tidak akan bisa membuat hujan buatan. Perubahan cuaca sedikit apapun yang akan memunculkan awan hujan, segera kita melakukan operasi modifikasi cuaca. Itu yang sangat membantu karena cukup air besar jatuh dari udara kemudian dan dalam daerah yang sangat luas," ujarnya. 

"Berdasarkan perkiraan sekarang ini pada minggu-minggu ini sampai dengan 18 Agustus itu ada tiga atau empat hari kemungkinan awan hujan ada. Kalau itu ada itu memang mungkin anugerah yang diberikan kepada kita, mungkin menjelang 17 Agustus ini semoga itu akan keluar awan hujan itu."

Kedua, melalui operasi darat, di mana pemerintah menyiapkan personel untuk membantu proses pemadaman melalui darat. Meski demikian, tantangan operasi ini adalah ketersediaan air. "Namun kita masih punya menggunakan flexible tank, bahkan kita juga bisa membuat sumur di daerah-daerah itu, sumur buatan, sumur yang saat-saat itu harus bisa mengeluarkan air, bisa gunakan itu. Segala cara kita lakukan," ujarnya. 

Sebanyak 6 Provinsi Kritis

Pemerintah memandang mewaspadai enam provinsi sebagai daerah paling kritis, mulai dari Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tenggara, dan Kalimantan Selatan. Namun, Djamari mengaku sudah mendapatkan informasi dari pemerintah daerah bahwa mereka bisa segera menangani hal tersebut.

(dov/frg)

No more pages