Logo Bloomberg Technoz

Selain redanya konflik di Timur Tengah, Laode menyatakan kondisi lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz mulai membaik.

Berdasarkan data Badan Energi Internasional (IEA), pemulihan sementara lalu lintas di Selat Hormuz mendorong kenaikan pasokan minyak dunia hingga 4,1 juta barel per hari pada Juni 2026 sehingga total pasokan mencapai 98,8 juta barel per hari.

Kendati begitu, Laode menyatakan bakal mencermati potensi eskalasi lanjutan dalam skala terbatas dan perubahaan persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS).

“Pemerintah akan terus memantau perkembangan pasar minyak internasional. Formula ICP juga akan tetap diterapkan secara transparan agar mencerminkan dinamika pasar internasional serta tetap akuntabel bagi keuangan negara dan kegiatan usaha hulu migas,” tegas dia.

Adapun, perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama pada Juli 2026 dibandingkan dengan Juni 2026 mengalami penurunan sebagai berikut:

  • Brent (ICE) turun US$0,46/barel dari US$84,34/barel menjadi US$83,97/barel
  • WTI (Nymex) turun US$2,57/barel dari US$81,79/barel menjadi US$79,22/barel
  • Dated Brent turun US$2,06/barel dari US$85,47/barel menjadi US$83,41/barel
  • Basket OPEC turun US$7/barel dari US$89,75/barel menjadi US$82,74/barel (per 30 Juli 2026).
  • Rata-rata ICP minyak mentah Indonesia turun US$1,77/barel dari US$83,45/barel menjadi US$81,68/barel

(azr/wdh)

No more pages