Berikut lima smartphone yang menarik untuk dipertimbangkan di kelas harga Rp2 sampai Rp3 jutaan pada 2026.
1. Realme P4X Andalkan Baterai 8.000 mAh
Realme P4X menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menempatkan daya tahan baterai sebagai prioritas utama. Smartphone ini membawa baterai Titan berkapasitas 8.000 mAh.
Kapasitas tersebut diklaim mampu bertahan hingga dua hari untuk penggunaan normal. Untuk aktivitas gaming, baterainya juga disebut dapat menemani pengguna hingga sekitar 10 jam.
Pengisian daya didukung teknologi fast charging 45 watt. Realme P4X juga memiliki fitur reverse charging sehingga baterainya dapat dimanfaatkan untuk mengisi perangkat lain layaknya powerbank.
Untuk performa, smartphone ini menggunakan chipset Unisoc T7250. Berdasarkan materi sumber, chipset tersebut mampu mencatatkan skor AnTuTu sekitar 390.000 poin.
Kemampuan tersebut membuat perangkat cukup untuk menjalankan multitasking dan sejumlah game mobile. Realme juga mengklaim beberapa game FPS populer dapat berjalan hingga 60 FPS.
Performa tersebut turut ditunjang sistem pendingin berukuran besar. Fitur ini ditujukan untuk membantu menjaga kestabilan perangkat ketika digunakan dalam waktu lama.
Bagian layar menggunakan panel IPS LCD berukuran 6,8 inci dengan refresh rate 120 Hz. Refresh rate tersebut membuat perpindahan tampilan dan scrolling terasa lebih mulus.
Untuk fotografi, Realme P4X membawa kamera utama 50 MP. Fitur lain yang tersedia antara lain NFC, Hyper Signal Antenna System, dan AI Pulse Light.
Ketahanan bodinya juga menjadi salah satu keunggulan. Perangkat ini memiliki sertifikasi IP64, standar militer MIL-STD-810H, serta Armor Shell Protection.
Namun, terdapat beberapa kompromi. Resolusi layar masih HD+, penyimpanannya menggunakan eMMC, dan konektivitas 5G belum tersedia.
2. Infinix Hot 70 Tawarkan Value Tinggi
Infinix Hot 70 menyasar pengguna yang menginginkan spesifikasi lengkap dengan harga sekitar Rp2 jutaan. Perangkat ini menawarkan kombinasi performa, fitur, dan dukungan software yang cukup kompetitif.
Chipset yang digunakan adalah MediaTek Helio G100 Ultimate. Berdasarkan materi sumber, chipset tersebut mencatatkan skor AnTuTu versi 11 di kisaran 570.000 poin.
Dengan kemampuan tersebut, Infinix Hot 70 dapat digunakan untuk multitasking, editing ringan, hingga gaming kasual. RAM tersedia hingga 8 GB dan dipadukan dengan penyimpanan UFS 2.2 berkapasitas hingga 256 GB.
Kehadiran sensor giroskop juga menjadi nilai tambah untuk pengguna yang gemar bermain game. Sementara itu, layar IPS LCD 6,78 inci menawarkan refresh rate 120 Hz.
Kecerahan layar yang mencapai 700 nits membuat perangkat masih cukup nyaman digunakan di luar ruangan. Meski begitu, resolusinya masih berada pada kelas HD+.
Untuk urusan daya, Infinix Hot 70 membawa baterai 6.000 mAh. Pengisian cepat 45 watt diklaim mampu mengisi baterai hingga 50 persen dalam waktu sekitar 25 menit.
Fitur bypass charging juga tersedia untuk membantu mengurangi panas saat pengguna bermain game sambil mengisi daya.
Sektor kamera mengandalkan sensor utama 50 MP dengan fitur stabilisasi gambar. Kamera depan dan belakang juga mendukung perekaman video hingga resolusi 2K.
Fitur tambahan yang ditawarkan cukup beragam, termasuk NFC, infrared blaster, stereo speaker DTS, dan sertifikasi IP65.
Infinix juga menjanjikan tiga kali pembaruan Android serta lima tahun pembaruan keamanan. Kekurangannya, perangkat ini belum mendukung jaringan 5G.
3. Tecno Pova 8 5G Fokus Gaming
Jika performa dan baterai menjadi pertimbangan utama, Tecno Pova 8 5G patut masuk daftar. Smartphone ini dibanderol mulai Rp3 jutaan dengan membawa baterai silikon karbon berkapasitas 8.000 mAh.
Baterai tersebut diklaim mampu bertahan hingga dua hari dalam penggunaan normal. Pengisian cepat 45 watt juga tersedia dan disebut mampu mengisi daya hingga 50 persen dalam sekitar 34 menit.
Di sektor performa, Tecno Pova 8 5G menggunakan MediaTek Dimensity 7100. Berdasarkan materi sumber, chipset tersebut mampu menghasilkan skor AnTuTu versi 11 sekitar 780.000 poin.
Chipset tersebut dipadukan dengan RAM LPDDR5X hingga 8 GB serta penyimpanan UFS 2.2 hingga 256 GB. Kombinasi ini membuat perangkat cukup siap untuk multitasking, editing, hingga gaming dengan grafis tinggi.
Untuk menjaga suhu, Tecno membekali perangkat dengan sistem pendingin berukuran hampir 15.000 mm². Sistem tersebut dirancang untuk membantu mempertahankan performa ketika digunakan dalam sesi gaming panjang.
Layarnya menggunakan panel IPS LCD berukuran 6,76 inci dengan refresh rate 144 Hz. Resolusi Full HD+ dan touch sampling rate 240 Hz turut mendukung kebutuhan gaming dan multimedia.
Kamera utamanya menggunakan sensor Sony LYT-600 50 MP. Perekaman video hingga 2K juga tersedia dengan dukungan EIS untuk membantu menghasilkan rekaman yang lebih stabil.
Fitur lain mencakup NFC, infrared blaster, stereo speaker Dolby Atmos, Alive Matrix Display, IP64, dan MIL-STD-810H.
Kendati menawarkan spesifikasi tinggi, perangkat ini masih menggunakan panel IPS LCD. Kamera ultrawide juga belum tersedia dan slot microSD tidak disediakan.
4. Infinix Note Edge 5G Bawa Layar AMOLED
Infinix Note Edge 5G menjadi salah satu model yang menarik perhatian berkat penggunaan layar AMOLED lengkung. Panel berukuran 6,78 inci tersebut memiliki resolusi 1,5K dan refresh rate 120 Hz.
Kualitas layar menjadi salah satu daya tarik utama perangkat. Tingkat kecerahan puncaknya diklaim mencapai 4.500 nits sehingga tampilan tetap lebih mudah dilihat ketika digunakan di bawah sinar matahari.
Untuk performa, Infinix Note Edge 5G mengandalkan MediaTek Dimensity 7100. Chipset tersebut disebut mampu mencapai skor AnTuTu versi 11 sekitar 780.000 poin.
Performa perangkat diperkuat RAM LPDDR5X 8 GB dan penyimpanan UFS 2.2 hingga 256 GB. Dukungan jaringan 5G juga membuatnya lebih relevan untuk penggunaan jangka panjang.
Baterai silikon karbon berkapasitas 6.500 mAh menjadi sumber dayanya. Pengisian cepat 45 watt tersedia bersama fitur bypass charging.
Infinix turut menghadirkan teknologi battery self-healing yang diklaim membantu menjaga kesehatan baterai hingga sekitar enam tahun penggunaan.
Untuk fotografi, kamera utama menggunakan sensor Sony 50 MP. Kamera depan dan belakang mendukung perekaman video hingga resolusi 2K.
Fitur pendukungnya meliputi stereo speaker JBL, NFC, infrared blaster, dan sertifikasi IP65. Dari sisi software, perangkat ini mendapatkan tiga kali pembaruan Android dan lima tahun pembaruan keamanan.
Namun, kamera ultrawide belum tersedia. Penyimpanan masih menggunakan UFS 2.2 dan slot microSD juga tidak disediakan.
5. Redmi Note 15 5G Punya Kamera 108 MP
Redmi Note 15 5G menutup daftar dengan menawarkan spesifikasi yang relatif seimbang. Perangkat ini menggunakan Snapdragon 6 Gen 3 yang berdasarkan materi sumber mencatatkan skor AnTuTu versi 11 sekitar 830.000 poin.
Chipset tersebut dipadukan dengan RAM hingga 12 GB. Kapasitas penyimpanan juga mencapai 512 GB dengan teknologi UFS 2.2.
Kombinasi tersebut memberikan ruang yang cukup besar untuk aplikasi, foto, video, maupun game. Performa perangkat juga ditujukan untuk mendukung multitasking hingga gaming kasual.
Dari sisi visual, Redmi Note 15 5G membawa panel AMOLED lengkung berukuran 6,77 inci. Layarnya memiliki refresh rate 120 Hz dan tingkat kecerahan puncak hingga 3.200 nits.
Kamera menjadi salah satu sektor yang paling menonjol. Kamera utama beresolusi 108 MP dilengkapi OIS dan EIS, serta mendukung perekaman video hingga resolusi 4K.
Kehadiran kamera ultrawide 8 MP juga memberikan fleksibilitas tambahan bagi pengguna. Kamera tersebut dapat digunakan ketika membutuhkan bidang pandang yang lebih luas.
Baterainya berkapasitas 5.520 mAh dan mendukung fast charging 45 watt. Berdasarkan materi sumber, kapasitas tersebut mampu digunakan lebih dari satu hari dalam pemakaian normal.
Redmi Note 15 5G juga menawarkan sertifikasi IP66, speaker stereo Dolby Atmos, NFC, dan infrared blaster.
Dukungan software menjadi nilai tambah lainnya. Perangkat ini disebut mendapatkan empat kali pembaruan Android serta enam tahun pembaruan keamanan.
Meski demikian, penyimpanan masih menggunakan UFS 2.2. Kamera depan juga belum mendukung perekaman video 4K dan jack audio 3,5 mm tidak tersedia.
Pilih Sesuai Kebutuhan
Kelima smartphone tersebut menawarkan keunggulan yang berbeda. Realme P4X lebih cocok bagi pengguna yang membutuhkan baterai berkapasitas sangat besar dan bodi tangguh.
Infinix Hot 70 menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mencari value tinggi di kisaran Rp2 jutaan. Sementara Tecno Pova 8 5G lebih menonjolkan performa, baterai 8.000 mAh, serta layar 144 Hz.
Bagi pengguna yang mengutamakan pengalaman visual premium, Infinix Note Edge 5G menawarkan layar AMOLED lengkung dengan resolusi 1,5K dan konektivitas 5G.
Sementara itu, Redmi Note 15 5G dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang menginginkan paket lebih seimbang, terutama karena membawa layar AMOLED, kamera 108 MP dengan OIS, ultrawide, 5G, dan dukungan software jangka panjang.
Pada akhirnya, HP Rp2-3 jutaan terbaik 2026 bukan semata-mata perangkat dengan spesifikasi paling tinggi. Pilihan yang tepat tetap bergantung pada kebutuhan utama pengguna, baik untuk gaming, fotografi, daya tahan baterai, multimedia, maupun pemakaian jangka panjang.
(seo)




























