Logo Bloomberg Technoz

Minta Aung San Suu Kyi Bebas, Myanmar Anggap ASEAN Campur Tangan

News
09 August 2026 16:09

Demonstran membawa poster Aung San Suu Kyi selama protes di luar Kedutaan Besar Myanmar di Bangkok, Thailand. (Andre Malerba/Bloomberg)
Demonstran membawa poster Aung San Suu Kyi selama protes di luar Kedutaan Besar Myanmar di Bangkok, Thailand. (Andre Malerba/Bloomberg)

Khine Lin Kyaw–Bloomberg News

Bloomberg, Pemerintah Myanmar yang didukung militer menolak seruan terbaru dari negara-negara anggota ASEAN agar pemimpin yang digulingkan, Aung San Suu Kyi, dibebaskan tanpa syarat, dengan alasan bahwa tuntutan tersebut merupakan campur tangan terhadap proses peradilan di negara tersebut.

Seruan aliansi negera di AsianTenggara tersebut untuk mendapatkan akses kepada peraih Hadiah Nobel Perdamaian dan pembebasan tahanan lainnya “memiliki implikasi terhadap proses peradilan yang relevan serta prinsip-prinsip dasar supremasi hukum di negara berdaulat,” kata Kementerian Luar Negeri dikutip Minggu (9/8/2026).


Pembebasan apa pun hanya akan dilakukan sesuai dengan hukum, katanya.

Pernyataan tersebut muncul beberapa hari setelah pemimpin kudeta yang kini menjadi presiden, Min Aung Hlaing, mengunjungi Thailand, menyusul isolasi regional yang dialami Myanmar selama bertahun-tahun pasca-pengambilalihan kekuasaan oleh militer pada 2021.