Logo Bloomberg Technoz

Danantara Bisnis Protein, Investasi Rp44,7 T, Patungan JBS Group

Azura Yumna Ramadani Purnama
08 August 2026 19:00

Karyawan beraktivitas di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Kamis (21/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan beraktivitas di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Kamis (21/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Danantara Investment Management (DIM) melakukan investasi senilai US$2,5 miliar atau setara RP44,74 triliun (kurs hari ini) untuk 25% kepemilikan joint venture (JV) baru yang mengelola operasi JBS Group di Australia dan Selandia Baru.

Usaha patungan tersebut dapat menghimpun pembiayaan investasi tambahan hingga US$2,5 miliar secara bertahap, sehingga total modal yang tersedia akan mencapai US$5 miliar.  

Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir menjelaskan pembiayaan tersebut bakal digunakan untuk mendanai akuisisi dan investasi greenfield di Indonesia, Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru.  


Adapun, JBS Group merupakan produsen protein global yang berfokus pada pengolahan makanan dan daging.

"Selain mendapatkan akses terhadap ekosistem bisnis yang telah mapan di pasar internasional yang maju, kemitraan ini diharapkan dapat memanfaatkan pengalaman sekaligus jalur distribusi dari perusahaan protein global terkemuka yang dapat berkontribusi terhadap pengembangan jangka panjang sektor protein Indonesia,” kata Pandu melalui siaran pers, dikutip Sabtu (8/8/2026).