Saham berjangka AS naik dan imbal hasil obligasi Treasury turun karena investor mengurangi spekulasi mengenai kenaikan suku bunga The Fed pada September.
Penurunan jumlah pekerja ini didorong oleh pemangkasan tenaga kerja di sektor pemerintah, rekreasi dan perhotelan, serta perdagangan ritel. Jumlah pekerja sektor swasta meningkat sebanyak 30.000 untuk bulan kedua berturut-turut, dipimpin oleh sektor layanan kesehatan dan bantuan sosial.
Pemberi kerja di pemerintah daerah memangkas hampir 60.000 pekerja, hampir seluruhnya di sektor pendidikan. Angka di sektor ini bisa fluktuatif selama musim panas karena banyak guru tidak tercatat dalam daftar gaji sebelum kembali bekerja saat tahun ajaran baru dimulai. Jumlah tenaga kerja pemerintah federal juga turun.
Lapangan kerja di sektor rekreasi dan perhotelan turun ke level terendah dalam hampir setahun, seiring restoran dan bar mengurangi staf. Hal ini menunjukkan bahwa Piala Dunia FIFA yang berakhir pada 19 Juli tidak memberikan dorongan terhadap jumlah pekerja seperti perkiraan banyak pihak.
Jumlah tenaga kerja di sektor manufaktur dan konstruksi terus meningkat. Banyak ekonom menyoroti pembangunan pusat data sebagai faktor pendorong permintaan tenaga kerja konstruksi pada tahun 2026, meski pembangunan perumahan terus terhambat oleh suku bunga yang tinggi.
Jumlah pekerja di sektor aktivitas keuangan—sektor utama bagi pekerja kerah putih yang dianggap paling rentan terhadap adopsi kecerdasan buatan (AI)—turun ke level terendah dalam empat tahun terakhir.
(bbn)






























