Logo Bloomberg Technoz

Inflasi Filipina Turun ke 6,2%, Tekanan Suku Bunga Mereda

News
05 August 2026 13:50

Ekonomi Filipina (Sumber: Bloomberg)
Ekonomi Filipina (Sumber: Bloomberg)

Ditas B Lopez dan Neil Jerome Morales - Bloomberg News

Bloomberg, Laju inflasi Filipina melambat untuk bulan ketiga berturut-turut pada Juli, memberikan ruang bagi bank sentral untuk menilai data terbaru dan dampak pengetatan kebijakan yang telah dilakukan, sembari mempertimbangkan kemungkinan kembali menaikkan suku bunga.

Indeks harga konsumen (IHK) naik 6,2% secara tahunan pada Juli, menurut Badan Statistik Filipina pada Rabu (5/8). Ekonom sebelumnya memperkirakan inflasi tetap berada di level 6,4% seperti pada Juni, berdasarkan median proyeksi dalam survei Bloomberg News.


Peso Filipina menguat hingga 0,4% menjadi 60,95 per dolar AS, sejalan dengan penguatan sebagian besar mata uang Asia.

Perlambatan inflasi terjadi setelah Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP) menaikkan suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin sepanjang tahun ini untuk menekan inflasi yang jauh di atas target 3% pada 2026. Bank sentral berkomitmen untuk tetap waspada dan menjadikan data terbaru sebagai panduan dalam mengambil keputusan, khususnya terkait inflasi dan prospek pertumbuhan.