Asuransi non-komersil ini terdiri dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (badan dan program jaminan kesehatan nasional) dan BPJS Ketenagakerjaan (badan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, atau jaminan kehilangan pekerjaan) serta program asuransi ASN, TNI, dan POLRI terkait program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.
Aset Dana Pensiun
Di sisi industri dana pensiun, total aset dana pensiun per Juni 2026 tumbuh sebesar 6,47% dengan nilai mencapai Rp1.680,57 triliun, melambat dari pertumbuhan pada Mei 2026 yang sebesar 7,71%. Untuk program pensiun sukarela, total aset mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,06% dengan nilai mencapai Rp407,33 triliun.
Untuk program pensiun wajib, yang terdiri dari program jaminan hari tua dan jaminan pensiun BPJS Ketenagakerjaan, serta program tabungan hari tua dan akumulasi iuran pensiun, ASN, TNI, dan POLRI, total aset mencapai Rp1.273,24 triliun atau tumbuh sebesar 7,26%.
Pada perusahaan penjaminan, pada Juni 2026 nilai aset terkontraksi sebesar 3,05% yoy menjadi Rp45,83 triliun.
(lav)






























