Mencermati analisis saham pada perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas berpandangan data ekonomi domestik seperti Puchasing Managers' Index (PMI) manufaktur dan inflasi Juli menjadi sentimen positif. Namun, neraca perdagangan yang kembali mengukir defisit sepertinya berisiko membatasi laju IHSG.
Pasar akan mencermati kelanjutan musim laporan keuangan semester I–2026, perkembangan negosiasi Amerika Serikat (AS) dan Iran yang berpotensi meredakan tekanan harga minyak, serta prospek ekonomi global di tengah meningkatnya risiko perlambatan.
“Perhatian investor juga tertuju pada pergerakan rupiah dan arus dana asing sebagai penentu arah pasar jangka pendek,” tulis riset BRI Danareksa.
Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak terbatas dengan support 6.186–6.130 dan resistance 6.268–6.300. Selama bertahan di atas area support, peluang menguji resistance terdekat masih terbuka, kendati volatilitas dinilai bakal tetap tinggi di tengah beragam sentimen global dan domestik.
Saham–saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah TINS, EMTK, dan JELI.
Lebih lanjut, Phintraco Sekuritas menyebut harga minyak mentah melemah lebih dari 4% mendekati level US$80/barel setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan ke Iran sehingga menimbulkan harapan akan meredanya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
“Secara teknikal, Stochastic RSI mengalami reversal di area pivot dan histogram MACD masih bertahan di area positif. Sehingga diperkirakan IHSG masih berpotensi rebound dan menguji resistance di level 6.250–6.300,” sebut analisis Phintraco.
Saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ICBP, MAPA, MEDC, ELSA, dan ASII.
Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, menguatnya bursa Wall Street dan naiknya harga beberapa komoditas seperti batu bara dan mineral logam diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk IHSG. Sementara itu berlanjutnya aksi jual investor asing berpeluang menjadi sentimen negatif untuk Indeks.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.185–6.135 dan resistance 6.285–6.330,” terang CGS International Sekuritas.
Saham–saham pilihan versi CGS meliputi TLKM, EXCL, AALI, DSNG, HRUM, dan INTP.
Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi kembali melemah, disebabkan oleh melemahnya harga komoditas saat ini, sert masih derasnya outflow dana asing. Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah AALI, TINS, dan INCO.
(fad/aji)




























