Logo Bloomberg Technoz

Namun, Sudaryono menegaskan pencopotan tersebut tidak hanya dipicu oleh kasus keracunan makanan. Menurutnya, BGN juga menindak berbagai pelanggaran disiplin lainnya, termasuk kasus phishing yang menyebabkan hilangnya dana operasional.

"Tindakan disiplin ini bukan hanya karena kasus keracunan. Ada juga kasus indisipliner lainnya, termasuk kasus phishing, di mana ada pihak yang berwenang mencairkan dana tetapi mengaku menjadi korban penipuan sehingga uangnya hilang. Dalam kasus seperti itu, kami juga memberhentikan yang bersangkutan dan dapurnya kami suspend," jelasnya.

Ia menegaskan BGN menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran, mulai dari keracunan makanan, korupsi, hingga penggelapan dana. Untuk memperkuat pengawasan, BGN tengah menyiapkan sistem digital yang mengontrol seluruh proses penyelenggaraan MBG.

"Yang jelas, kami zero tolerance terhadap keracunan, korupsi, penggelapan uang, maupun pelanggaran lainnya. Kami juga telah menyiapkan sistem dengan prinsip 'trust is good, but control is better'," kata Sudaryono.

Menurut dia, sistem tersebut akan mencatat seluruh tahapan proses penyediaan makanan, mulai dari persiapan bahan, proses memasak, hingga distribusi kepada penerima manfaat. Dengan begitu, pengawasan tidak lagi hanya mengandalkan kepercayaan kepada petugas di lapangan.

"Kami tidak bisa hanya mengandalkan kepercayaan kepada seseorang. Semua proses harus dikontrol oleh sistem. Mulai dari kapan sayur dicacah, kapan dimasak, berapa lama dimasak, hingga proses distribusi, semuanya sedang kami siapkan dalam sistem. Kami berharap sistem ini selesai minggu ini, atau paling lambat minggu depan sudah bisa mulai digunakan. Kami ingin semuanya transparan dan diketahui publik seluas-luasnya," tutupnya.

(dec)

No more pages