Logo Bloomberg Technoz

Konflik Memanas, KTT BRICS Serukan Perdamaian di Timur Tengah

News
12 September 2026 21:00

BRICS (Sumber: Bloomberg)
BRICS (Sumber: Bloomberg)

Sudhi Ranjan Sen - Bloomberg News

Bloomberg, Negara-negara BRICS, termasuk Iran dan Uni Emirat Arab (UEA), menyatakan “keprihatinan mendalam” atas meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Dalam pernyataan bersama yang dirilis Sabtu (12/9), kelompok tersebut menyerukan “penahanan diri secara maksimal” di kawasan.

Komunike setebal 45 halaman itu mencakup berbagai isu, mulai dari reformasi kelembagaan hingga sistem pembayaran. Meski tidak menyebut secara spesifik negara-negara yang terlibat dalam konflik di Teluk Persia, BRICS mendesak semua pihak untuk menghindari “tindakan yang dapat semakin memperburuk situasi.”


Konflik di Timur Tengah yang telah berlangsung lebih dari enam bulan mengganggu perdagangan di kawasan serta mendorong kenaikan harga minyak mentah, bahan bakar, dan gas di seluruh dunia. Kondisi tersebut menekan negara-negara pengimpor energi utama seperti India dan China, yang juga merupakan anggota BRICS. Dalam eskalasi terbaru, serangan terhadap pipa East-West Arab Saudi memaksa negara tersebut menutup jalur pipa itu pada Jumat. Amerika Serikat juga melancarkan serangan terhadap kapal tanker minyak Iran.

“Kami mendorong peningkatan upaya, melalui dialog dan diplomasi, untuk mencapai pemahaman jangka panjang yang akan berkontribusi pada perdamaian, keamanan, dan stabilitas yang berkelanjutan di kawasan,” demikian pernyataan kelompok tersebut.