Sementara pada periode 27-31 Juli 2026, potensi hujan sedang diprakirakan terjadi di Aceh, Riau, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Papua Pegunungan. BMKG juga mengingatkan potensi angin kencang di sejumlah wilayah, termasuk Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
"Meskipun musim kemarau semakin dominan, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi secara lokal," ujar BMKG.
Lebih lanjut, BMKG mengimbau masyarakat tetap mengantisipasi dampak cuaca panas dengan menjaga kecukupan cairan tubuh dan menggunakan pelindung dari paparan sinar matahari saat beraktivitas di luar ruangan.
Di sisi lain, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta tidak melakukan pembakaran terbuka. Saat hujan disertai angin kencang terjadi, masyarakat diimbau menghindari berteduh di bawah pohon, papan reklame, maupun bangunan yang rapuh.
(cpa/ell)






























