Logo Bloomberg Technoz

Survei terhadap lebih dari 5.000 pengguna ponsel pintar di Amerika Serikat mencatat sebanyak 96,4% pengguna iPhone berencana tetap menggunakan perangkat Apple pada 2026, meningkat dibandingkan 90,5% pada 2019.

Sebagai perbandingan, tingkat loyalitas pengguna Android berada di level 86,4%. Pengguna Android juga disebut sekitar empat kali lebih berpeluang berpindah ke iPhone dibandingkan pengguna iPhone yang beralih ke Android.

Belum ada penyebab pasti di balik tingginya loyalitas pengguna Apple. Namun, langkah Apple mendukung standar Rich Communication Services (RCS), yang memungkinkan pertukaran pesan lebih aman dan kaya fitur antara Android dan iPhone, dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap perpindahan pengguna antarplatform.

Di sisi lain, Android masih memiliki keunggulan berupa sistem operasi yang lebih terbuka sehingga pengguna dapat memasang aplikasi dari luar toko aplikasi resmi (sideloading). Namun, Google disebut tengah menyiapkan pembatasan terhadap fitur tersebut, yang berpotensi mengurangi salah satu daya tarik utama Android.

Persaingan kedua ekosistem kini mulai ikut bergeser ke fitur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Google lebih dulu mengintegrasikan asisten AI Gemini ke dalam Android dengan berbagai fitur seperti penjadwalan otomatis, pengisian formulir, dikte, hingga penelusuran web otomatis.

Sementara itu, Apple berencana menghadirkan kemampuan serupa melalui pembaruan Siri di iOS 27, termasuk pencarian web berbasis AI, deskripsi visual, dan penyusunan dokumen otomatis.

Dengan semakin matangnya pasar smartphone, data CIRP mengindikasikan strategi Apple maupun Google untuk menarik pengguna dari platform pesaing kini menghadapi tantangan yang semakin besar karena mayoritas konsumen telah memilih ekosistem yang dianggap paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

(fik/wep)

No more pages