Logo Bloomberg Technoz

Fasilitas Nuklir Diserang AS, Iran Ancam Bakal Beri Balasan

News
20 July 2026 07:20

Bendera Iran. dok: Bloomberg
Bendera Iran. dok: Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi pada hari Minggu (19/7) memberikan peringatan mengenai adanya balasan yang "setimpal" setelah negaranya menyebut Amerika Serikat (AS) menyerang fasilitas nuklir Darkhovin di wilayah Iran bagian selatan.

Dalam pernyataannya kepada kantor berita penyiaran negara Iran, IRIB, Gharibabadi menegaskan, “Serangan AS terhadap proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir Darkhovin merupakan serangan berbahaya terhadap infrastruktur damai milik Iran, dan menempatkan tanggung jawab penuh atas konsekuensi dari meningkatnya ketidakamanan serta ketidakstabilan ini kepada Amerika Serikat.”

“Seraya mengecam keras tindakan agresi ini, Iran akan mengambil langkah-langkah yang setimpal untuk membela kepentingan nasional dan keamanannya,” tambah Gharibabadi.


Sebelumnya pada hari Minggu, Organisasi Energi Atom Iran mengonfirmasi bahwa AS telah menggempur lokasi pembangunan pembangkit listrik Darkhovin yang terletak di dekat perbatasan Irak.

Di sisi lain, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) milik PBB pada Minggu pagi menyatakan tengah mendalami laporan terkait serangan yang terjadi pada malam hari di lokasi proyek fasilitas nuklir Iran tersebut.