Logo Bloomberg Technoz

Jeffrey menegaskan, masuknya suatu saham ke dalam daftar HSC tidak otomatis menunjukkan adanya pelanggaran oleh emiten.

Namun, sesuai kebijakan bursa, seluruh saham yang masuk dalam daftar HSC tidak dapat menjadi konstituen indeks-indeks utama BEI.

BEI juga membuka ruang komunikasi dengan perusahaan tercatat yang masuk daftar HSC agar dapat melakukan langkah-langkah yang diperlukan, termasuk memperbaiki distribusi kepemilikan saham di pasar.

Apabila indikasi HSC sudah tidak ditemukan, Bursa akan menyampaikan pemberitahuan kepada investor.

"Diharapkan perusahaan tersebut bisa melakukan necessary action untuk mendistribusikan sahamnya lebih baik di pasar. Kalau sudah tidak terindikasi HSC, kami akan menyampaikan closing statement kepada investor,” kata Jeffrey.

Sebagai informasi, penambahan daftar HSC dilakukan setelah BEI bersama Self-Regulatory Organization (SRO) merevisi metodologi penetapan HSC dengan menambahkan indikator price impact ratio.

Kriteria baru tersebut diterapkan terhadap seluruh saham dengan kapitalisasi pasar di atas Rp10 triliun sebagai bagian dari penyempurnaan mekanisme identifikasi saham yang terindikasi memiliki konsentrasi kepemilikan tinggi.

Jeffrey menjelaskan, price impact ratio dihitung dari perubahan harga terhadap velocity, yakni rasio rata-rata volume transaksi dibandingkan dengan jumlah saham beredar di publik atau free float.

Melalui indikator tersebut, bursa akan melakukan penyaringan terhadap saham-saham yang memiliki aktivitas perdagangan relatif rendah untuk melihat ada tidaknya indikasi HSC.

Adapun, evaluasi berdasarkan indikator tersebut akan dilakukan secara berkala mengikuti siklus evaluasi indeks-indeks utama BEI.

Adapun pengawasan melalui berbagai trigger factor lainnya tetap dilakukan secara insidentil terhadap seluruh saham tercatat.

Lebih lanjut, Jeffrey menyebut bahwa penyempurnaan metodologi tersebut merupakan bagian dari reformasi pasar modal yang tengah dijalankan SRO untuk meningkatkan kualitas perdagangan sekaligus memperkuat kepercayaan investor dan penyedia indeks global terhadap pasar modal Indonesia.

(cpa/naw)

No more pages