Logo Bloomberg Technoz

Wells Fargo tetap mempertahankan rekomendasi overweight untuk saham Disney, tetapi menurunkan target harga sahamnya menjadi US$125 dari sebelumnya US$146.

Pada perdagangan Senin, saham Disney naik sekitar 0,8% menjadi US$96,37.

Alih-alih mengoperasikan layanan streaming sendiri, Cahall berpendapat Disney sebaiknya berfokus pada melisensikan katalog kekayaan intelektual (intellectual property/IP) yang sangat berharga. Katalog tersebut mencakup film-film animasi Disney, film produksi Pixar, serta waralaba Marvel dan Star Wars.

Wells Fargo menilai portofolio tersebut akan semakin bernilai di tengah persaingan ketat antarplatform streaming untuk memperoleh hak lisensi atas konten-konten unggulan. Sejumlah perusahaan yang diperkirakan akan bersaing agresif dalam memperoleh lisensi tersebut antara lain Apple Inc., Amazon.com Inc., Netflix Inc., YouTube milik Alphabet Inc., serta Paramount Skydance Corp.

Wells Fargo memperkirakan, jika Disney "berfokus sepenuhnya pada konten, bukan distribusi", perusahaan dapat menghasilkan pendapatan lisensi tahunan lebih dari US$15 miliar. Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan yang signifikan dibandingkan pendapatan lisensi Disney sebelum perusahaan mengalihkan fokusnya ke bisnis streaming pada 2019.

"Kami tidak berpandangan bahwa pendapatan box office, bisnis Experiences, maupun nilai merek Disney akan terdampak jika katalog filmnya tersedia di platform streaming global milik pesaing," tulis Wells Fargo.

Disney dijadwalkan merilis laporan kinerja kuartal ketiga pada bulan depan.

(bbn)

No more pages