Di mana saja kasus ditemukan?
Wilayah Midwest menjadi episentrum wabah. Michigan mencatat jumlah infeksi tertinggi dengan 2.640 kasus hingga 13 Juli, menurut Departemen Kesehatan negara bagian tersebut. Negara bagian lain, termasuk New York, Illinois, dan Ohio, juga melaporkan lonjakan kasus yang signifikan. Menurut CDC, jumlah kasus Cyclospora umumnya meningkat pada musim semi dan musim panas.
Hingga 10 Juli, CDC telah mencatat lebih dari 800 kasus terkonfirmasi sejak 1 Mei. Selain itu, terdapat lebih dari 1.500 kasus yang masih dalam proses analisis oleh lembaga tersebut. Angka tersebut kemungkinan lebih rendah dari kondisi sebenarnya karena data CDC tertinggal dibandingkan laporan dari dinas kesehatan negara bagian.
Apa saja gejalanya?
Gejala infeksi meliputi diare berair, kehilangan nafsu makan, dan penurunan berat badan. Namun, sebagian orang yang terinfeksi juga dapat tidak mengalami gejala sama sekali. Biasanya, gejala mulai muncul sekitar satu minggu setelah seseorang terinfeksi.
Bagaimana cyclosporiasis diobati?
Infeksi ini dapat diobati dengan antibiotik yang umum digunakan, seperti Bactrim atau Septra. Hingga kini, belum tersedia vaksin untuk mencegah penyakit tersebut.
Bagaimana penyebarannya?
Penyakit ini menyebar secara tidak langsung antarmanusia. Parasit Cyclospora membutuhkan waktu satu hingga dua minggu hidup pada bahan pangan segar atau di dalam air sebelum menjadi infeksius bagi manusia saat tertelan. Seseorang yang terinfeksi kemudian dapat menyebarkan parasit tersebut jika menyentuh makanan dengan tangan yang tidak bersih.
Wabah Cyclospora di Amerika Serikat sebelumnya dikaitkan dengan berbagai jenis produk segar, termasuk daun basil, daun ketumbar (cilantro), selada, dan raspberi.
CDC menyarankan masyarakat untuk menghindari makanan atau air yang berpotensi terkontaminasi tinja, terutama di wilayah tropis dan subtropis. Selain itu, buah dan sayuran sebaiknya dicuci hingga bersih serta bagian yang rusak atau memar dipotong sebelum dikonsumsi.
Sejauh ini, belum ada kematian yang dilaporkan akibat wabah tersebut.
Apa sumber wabahnya?
CDC bersama Food and Drug Administration (FDA) masih berupaya mengidentifikasi sumber wabah. Sementara itu, Departemen Kesehatan Michigan merekomendasikan masyarakat untuk sementara tidak mengonsumsi selada kemasanserta mencuci bersih daun basil, daun ketumbar, dan raspberi sebagai langkah pencegahan.
Sejumlah gerai waralaba Taco Bell di wilayah tenggara Michigan juga telah menghentikan sementara penyajian selada selama wabah berlangsung. Namun, hingga kini belum ditemukan kaitan antara Taco Bell dan wabah Cyclospora tersebut. Perusahaan juga menolak memberikan komentar.
Apakah pemangkasan anggaran CDC memengaruhi pelacakan wabah?
Pada 2025, CDC menghentikan pemantauan cyclosporiasis melalui sistem surveilans FoodNet, bersama lima penyakit bawaan makanan lainnya. FoodNet merupakan sistem pemantauan penyakit bawaan makanan secara real-time yang bekerja sama dengan dinas kesehatan di 10 negara bagian untuk mendeteksi wabah dengan cepat.
Meski demikian, cyclosporiasis masih termasuk penyakit yang wajib dilaporkan (notifiable disease), sehingga setiap dinas kesehatan tetap harus melaporkan kasus positif kepada CDC. Namun, tidak lagi digunakannya data FoodNet membatasi kemampuan Amerika Serikat untuk memantau perkembangan wabah yang sedang berlangsung secara real-time.
(bbn)































